Panduan ARD Bagi Guru Madrasah

Aplikasi Rapor Digital merupakan sebuah sistem yang di gunakan untuk menyusun dan mengelola hasil dari pencapaian kompetensi yang di peroleh peserta didik dalam menimba ilmu selama dua semester dalam satu tahun
Aplikasi Rapor Digital Bagi Guru
Aplikasi ARD ini sebenarnya sudah di rilis dan sudah digunakan dalam satu tahun terakhir, namun karena masih terdapat kekurangan baik dalam pengentrian data maupun saat mencetak rapor maka untuk saat ini ARD mengalami beberapa perubahan dan penyempurnaan, oleh karena itu bagi rekan guru madrasah yang belum mengetahui Alur dari Aplikasi Rapor Digital ini silahkan anda lihat dan pelajaran alur tersebut pada postingan sebelumnya baca  Alur Penggunaan Aplikasi Rapor Digital Madrasah

Dalam alur ARD tersebut di sebutkan jika lembaga madrasah yang ingin menggunakan Aplikasi Rapor Digital harus menghubungi Kawil Provinsi setempat untuk melakukan pendaftaran dan mendapatkan akun proktor madrasah yang nantinya dengan akun proktor madrasah tersebut admin madrasah bisa membuat akun guru untuk mengentri nilai yang berhubungan dengan peserta didik, untuk lebih jelasnya mengenai mekanisme penggunaan akun Proktor Madrasah silahkan anda pelajari pada postingan sebelumnya baca Panduan Login ARD Proktor Madrasah

Mekanisme Penggunaan Akun ARD Guru

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai mekanisme penggunaan ARD Guru perlu anda ketahui bahwa untuk memaksimalkan kinerja dari Aplikasi ini, di sarankan bagi pengguna untuk menggunakan hardware computer dengan spesifikasi minimal Processor Dual Core RAM 2GB dan pastikan juga koneksi jaringan internet/LAN sudah anda hubungkan

Akses Aplikasi Rapor Digital

  • Pertama-tama silahkan anda buka alamat Aplikasi Rapor Digital
  • Setelah halaman terbuka, silahkan anda login dengan memasukan Username (NUPTK) dan Password (Jika belum tahu passwordnya silahkan anda hubungi Operator madrasah anda)
  • Setelah anda berhasil masuk, akan ada tampilan yang memuat grafik jumlah siswa, guru, kelas dan grafik jumlah siswa yang menjadi peserta didik pada madrasah tersebut, selain itu juga akan ada informasi mengenai pengumuman seputar aplikasi dan urutan penggunaan aplikasi, perhatikan gambar berikut

dashboard ARD

Input Pembobotan dan KKM Pembelajaran

Setelah guru berhasil membuka ARD, langkah yang pertama adalah menentukan dan mengatur pembobotan dalam mengambil penilaian seorang guru dalam kegiatan pembelajaran baik kegiatan pengetahuan, keterampilan dan Kriteria Ketuntasan Minimal atau KKM, untuk caranya adalah sebagai berikut

  1. Langkah pertama silahkan anda klik menu bobot dan KKM
  2. Setelah itu akan muncul data Mata kuliah mengajar
  3. Langkah selanjutnya silahkan anda klik tabel Aksi, perhatikan gambar berikut 
    bobot KKM
  4. Setelah itu akan anda tampilan halaman Form input data, untuk tampilan form tersebut seperti nampak pada gambar berikut 
    bobot KKM
  5. Silahkan ada isi form bobot penilaian pengetahuan, penilaian keterampilan baik nilai praktik, portofolio, maupun proyek dan Kriteria Ketuntasan Minimal dari jumlah total yang sudah anda tentukan sebelumnya

Input Nilai Harian

Setelah guru menentukan dan mengatur bobot nilai KKM, langkah selanjutnya adalah menginput nilai harian peserta didik, nilai harian tersebut diambil berdasarkan pembelajaran dengan ketentuan sesuai dengan kompetensi inti dan dasar, untuk cara penginputan nilai harian peserta didik adalah sebagai berikut
  • Langkah pertama silahkan anda klik menu Input Nilai Harian
  • Selanjutnya silahkan anda pilih Mata Pelajaran
  • Kemudian silahkan anda klik tombol cari untuk menentukan Mata Pelajaran
  • Setelah itu silahkan anda klik menu Input Nilai, silahkan perhatikan gambar berikut 
    nilai harian  ARD
  • Silahkan anda mengisi nilai harian pada form yang sudah disediakan
Demikian yang dapat mimin sampaikan, untuk lebih terperinci dan jelasnya silahkan anda unduh panduan ARD untuk Guru pada tautan berikut http://sikurma.kemenag.go.id/ard/.

Semoga pembahasan singkat ini bisa memberikan manfaat bagi guru madrasah di seluruh wilayah di Indonesia tercinta ini
Baca Juga

Post a Comment

Previous Post Next Post