Pojok Sekolah: CP
Showing posts with label CP. Show all posts
Showing posts with label CP. Show all posts

Unduh CP PAI Dan BP Fase A, B dan C Sesuai BKPDM No 20 Tahun 2026

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Kelas 1-6 Tahun 2026 menjadi salah satu informasi penting yang perlu dipahami oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, khususnya dalam mempersiapkan pembelajaran pada tahun ajaran 2026/2027.

Perubahan Capaian Pembelajaran (CP) PAI dan Budi Pekerti tahun 2026 ditetapkan melalui Keputusan Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Nomor 20 Tahun 2026, yang merupakan perubahan atas ketentuan Capaian Pembelajaran sebelumnya. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti agar lebih menekankan pembentukan sikap, pengetahuan, keterampilan, pengamalan ajaran agama, serta penguatan karakter peserta didik.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP

Bagi guru PAI SD/MI, memahami CP PAI dan BP Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 sangat penting karena Capaian Pembelajaran menjadi dasar dalam menyusun tujuan pembelajaran, perencanaan pembelajaran, asesmen, dan perangkat ajar lainnya.

Catatan: Secara struktur kurikulum, CP PAI dan Budi Pekerti jenjang SD/MI disusun berdasarkan fase, bukan CP yang berdiri sendiri untuk setiap kelas. Kelas 1-2 berada pada Fase A, kelas 3-4 pada Fase B, dan kelas 5-6 pada Fase C.

Capaian Pembelajaran atau CP adalah kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik pada akhir suatu fase pembelajaran.

Dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, CP tidak hanya berkaitan dengan kemampuan peserta didik dalam memahami materi keislaman. Pembelajaran juga diarahkan agar peserta didik mampu menghayati, mengamalkan, dan membiasakan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, pembelajaran PAI dan BP diharapkan tidak berhenti pada aspek pengetahuan atau kemampuan menjawab soal, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku peserta didik.

Penyempurnaan CP tahun 2026 juga diarahkan untuk memperkuat karakter peserta didik. Pemerintah menjelaskan bahwa penyempurnaan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dilakukan melalui penyesuaian materi, penyempurnaan rumusan kompetensi, serta penguatan pendidikan karakter.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Kelas 1-6 Tahun 2026


Secara umum, pembagian Capaian Pembelajaran PAI dan BP SD/MI kelas 1 sampai kelas 6 terbagi menjadi tiga fase, yaitu Fase A, Fase B, dan Fase C.

Guru perlu memahami bahwa target kompetensi CP dicapai secara bertahap dalam satu fase. Oleh karena itu, guru kelas 1 tidak harus menuntaskan seluruh capaian Fase A dalam satu tahun, demikian pula guru kelas 3 tidak harus menyelesaikan seluruh target Fase B hanya dalam satu tahun pembelajaran.

Pembagian kompetensi ke dalam tujuan pembelajaran dan alur pembelajaran menjadi bagian penting dari tugas guru agar capaian pada akhir fase dapat tercapai secara optimal.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Fase A: Kelas 1 dan 2


Fase A diperuntukkan bagi peserta didik kelas 1 dan 2 SD/MI. Pada tahap ini, pembelajaran PAI dan Budi Pekerti diarahkan untuk membangun fondasi keagamaan peserta didik sejak dini.

Peserta didik mulai dikenalkan dengan dasar-dasar ajaran Islam melalui pembelajaran Al-Qur'an dan Hadis, akidah, akhlak, fikih, serta sejarah peradaban Islam yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan mereka.

Pembelajaran pada Fase A perlu dikembangkan melalui kegiatan yang konkret, sederhana, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.

Fokus pembelajaran PAI Fase A


Secara umum, pembelajaran PAI dan BP pada Fase A dapat diarahkan pada:
  • Mengenal dan mencintai Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
  • Mengenal huruf hijaiyah dan dasar-dasar membaca Al-Qur'an sesuai tingkat perkembangan peserta didik.
  • Mengenal pesan-pesan dasar dalam Al-Qur'an dan hadis.
  • Mengenal dasar-dasar keimanan kepada Allah Swt.
  • Mengenal dan membiasakan perilaku terpuji.
  • Mengenal tata cara bersuci dan ibadah dasar.
  • Mengenal ketentuan dasar salat.
  • Membiasakan doa dan zikir dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mengenal kisah-kisah keteladanan Nabi dan Rasul.
  • Membiasakan sikap santun, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan menyayangi sesama.
Pada fase ini, guru sebaiknya tidak hanya menggunakan metode ceramah. Pembelajaran dapat dilakukan melalui praktik ibadah, permainan edukatif, cerita keteladanan, demonstrasi, bernyanyi, pembiasaan, dan kegiatan sederhana yang memungkinkan peserta didik mempraktikkan nilai agama secara langsung.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Fase B: Kelas 3 dan 4


Fase B mencakup kelas 3 dan 4 SD/MI. Pada fase ini, peserta didik mulai mengembangkan kemampuan memahami ajaran Islam secara lebih mendalam dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Jika pada Fase A peserta didik banyak mendapatkan pengenalan dan pembiasaan, maka pada Fase B pembelajaran dapat diarahkan pada penguatan pemahaman dan praktik.

Fokus pembelajaran PAI Fase B


Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti pada Fase B secara umum dapat mencakup:
  • Peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an.
  • Memahami pesan dan kandungan ayat atau hadis yang dipelajari.
  • Mengenal dan memahami Asmaulhusna.
  • Memperkuat pemahaman tentang iman kepada Allah Swt. dan rukun iman.
  • Membiasakan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
  • Memahami dan mempraktikkan ibadah dengan lebih baik.
  • Memahami ketentuan salat dan ibadah lainnya sesuai materi pembelajaran.
  • Mengenal nilai-nilai tanggung jawab dan kerja sama.
  • Meneladani kisah Nabi, Rasul, dan tokoh-tokoh dalam sejarah Islam.
  • Mengembangkan sikap peduli terhadap keluarga, teman, lingkungan, dan masyarakat.
Guru PAI dapat mengembangkan pembelajaran berbasis aktivitas agar peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Contohnya, ketika mempelajari materi tentang kejujuran, peserta didik dapat diberikan proyek sederhana berupa jurnal pembiasaan perilaku jujur. Pada materi salat, peserta didik dapat melakukan praktik dan refleksi. Sementara pada materi sejarah Islam, peserta didik dapat membuat cerita bergambar atau presentasi sederhana mengenai keteladanan tokoh yang dipelajari.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Fase C: Kelas 5 dan 6


Fase C merupakan fase akhir pada jenjang pendidikan dasar dan mencakup kelas 5 dan 6 SD/MI. Pada fase ini, peserta didik diharapkan semakin mampu menghubungkan pengetahuan agama dengan pengamalan dalam kehidupan nyata. Pembelajaran tidak hanya menekankan kemampuan mengetahui dan memahami, tetapi juga mendorong peserta didik untuk mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam secara lebih mandiri.

Fokus pembelajaran PAI Fase C


Secara umum, pembelajaran PAI dan Budi Pekerti pada Fase C dapat diarahkan pada:
  1. Meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an.
  2. Memahami pesan dan nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an dan hadis.
  3. Memahami dasar-dasar tajwid sesuai materi pembelajaran.
  4. Memperkuat pemahaman akidah dan keimanan.
  5. Menunjukkan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Memahami dan mempraktikkan ibadah secara lebih mandiri.
  7. Memahami nilai toleransi dan hidup berdampingan secara harmonis.
  8. Menumbuhkan kepedulian sosial dan tanggung jawab.
  9. Mempelajari sejarah perkembangan Islam dan mengambil nilai keteladanan.
  10. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam memahami persoalan kehidupan berdasarkan nilai-nilai Islam.
Pada akhir Fase C, pembelajaran PAI dan BP diharapkan mampu membantu peserta didik memiliki bekal pengetahuan agama sekaligus karakter yang tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Perubahan Penting CP PAI dan BP Tahun 2026


Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan guru adalah bahwa perubahan melalui Keputusan Kepala BKPDM Nomor 20 Tahun 2026 tidak mengubah seluruh Capaian Pembelajaran pada semua mata pelajaran.

Pemerintah menegaskan bahwa perubahan tersebut secara khusus berlaku pada mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, termasuk Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Mata pelajaran lainnya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku sebelumnya.

Penyempurnaan CP PAI dan Budi Pekerti tahun 2026 diarahkan agar pembelajaran agama semakin relevan dengan perkembangan peserta didik dan kehidupan sehari-hari.

Selain penguatan karakter, penyempurnaan juga mengintegrasikan delapan dimensi Profil Lulusan, yaitu ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, kreativitas, berpikir kritis, kemandirian, kolaborasi, komunikasi, dan kesehatan.

Khusus Pendidikan Agama Islam, pemerintah juga menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran menggunakan taksonomi Structure of the Observed Learning Outcome (SOLO). Pendekatan tersebut diharapkan membantu merumuskan kompetensi yang lebih konkret, terukur, dan dapat diamati dalam proses pembelajaran.

Apa yang Harus Dilakukan Guru PAI Setelah CP 2026 Ditetapkan?

Dengan adanya perubahan CP PAI dan Budi Pekerti tahun 2026, guru perlu melakukan penyesuaian terhadap perencanaan pembelajaran. Beberapa langkah yang dapat dilakukan guru antara lain:
  • Mempelajari dokumen CP terbaru
Guru perlu membaca dokumen resmi Keputusan Kepala BKPDM Nomor 20 Tahun 2026 secara utuh, khususnya bagian yang berkaitan dengan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
  • Memetakan CP berdasarkan fase
Guru perlu memahami target CP pada Fase A, Fase B, atau Fase C sesuai kelas yang diampu.
  • Menyusun Tujuan Pembelajaran
Capaian Pembelajaran perlu diterjemahkan menjadi tujuan pembelajaran yang lebih operasional dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
  • Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran kemudian dapat disusun secara sistematis agar proses pembelajaran berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan.
  • Menyesuaikan modul ajar atau perangkat pembelajaran
Modul ajar dan perangkat pembelajaran perlu diselaraskan dengan CP terbaru, termasuk materi, aktivitas pembelajaran, metode, dan asesmen.
  • Memperkuat pembelajaran berbasis pengamalan
Pembelajaran PAI sebaiknya memberikan ruang yang cukup bagi peserta didik untuk mempraktikkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan tersebut, pembelajaran PAI diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang memiliki pengetahuan agama, tetapi juga memiliki kebiasaan baik, akhlak mulia, kemampuan berpikir, dan kepedulian terhadap sesama.

CP PAI dan BP Kelas 1-6: Apa Bedanya dengan CP Sebelumnya?

Perbedaan utama yang perlu dipahami adalah adanya penyempurnaan pada rumusan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti.

Pemerintah menyampaikan bahwa penyempurnaan tersebut dilakukan untuk memperkuat kualitas pembelajaran agama, termasuk keseimbangan antara pengetahuan dan pengamalan ajaran agama.

Dalam implementasinya, guru perlu melihat CP terbaru sebagai dasar dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna. Artinya, keberhasilan pembelajaran PAI tidak hanya diukur dari kemampuan peserta didik menjawab soal, tetapi juga dari kemampuan mereka menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan.

Download Capaian Pembelajaran PAI dan BP Tahun 2026


Bagi guru yang membutuhkan dokumen resmi, disarankan untuk menggunakan sumber resmi pemerintah sebagai rujukan utama.

Dokumen Keputusan Kepala BKPDM Nomor 20 Tahun 2026 merupakan rujukan penting dalam memahami perubahan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti tahun 2026.

Guru PAI SD/MI sebaiknya tidak hanya mengandalkan ringkasan dari blog atau media sosial. Untuk penyusunan perangkat pembelajaran, gunakan dokumen regulasi resmi dan dokumen panduan implementasi yang diterbitkan oleh kementerian terkait.

Informasi resmi pemerintah mengenai perubahan CP Pendidikan Agama dan Budi Pekerti tahun 2026 juga menegaskan bahwa satuan pendidikan perlu mempelajari dokumen CP yang telah diperbarui sebagai acuan dalam merancang pembelajaran tahun ajaran 2026/2027.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Kelas 1-6 Tahun 2026 menjadi acuan penting bagi guru dalam merancang pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di jenjang SD/MI.

CP PAI dan BP kelas 1-6 terbagi ke dalam tiga fase, yaitu Fase A untuk kelas 1-2, Fase B untuk kelas 3-4, dan Fase C untuk kelas 5-6. Bagi yang belum memiliki CP PAI Dan BP silhkan unduh Disini

Setiap fase memiliki karakteristik dan tingkat perkembangan kompetensi yang berbeda. Oleh karena itu, guru perlu menerjemahkan CP menjadi tujuan pembelajaran dan alur pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Melalui penyempurnaan CP tahun 2026, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti diharapkan semakin mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya memahami ajaran Islam, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, implementasi CP PAI dan BP terbaru perlu dilakukan secara cermat, bertahap, dan kontekstual agar pembelajaran agama benar-benar memberikan dampak terhadap pembentukan karakter dan kualitas peserta didik.

Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka Kelas 7, 8, 9 Tahun 2025/2026

Perangkat Ajar Deep Learning Kelas 7, 8, 9 SMP/MTs Lengkap Semua Mapel - Perangkat Pembelajaran pada Satuan Pendidikan menengah merupakan seperangkat administrasi guru yang harus dipersiapkan sebelum kegiatan belajar mengajar di laksanakan baik pada awal tahun ajaran baru maupun pada awal semester genap
Perangkat Ajar Deep Learning Kelas 7, 8, 9


Guna untuk menciptakan kegiatan pembelajaran yang aktif, efektif dan terarah serta dapat tercapainya tujuan pembelajaran semua guru wajib memiliki perangkat pembelajaran sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar baik di dalam kelas (Tatap Muka) maupun kegiatan pembelajaran di luar kelas (Online/Daring)

Guna untuk melengkapi administrasi yang wajib disusun dan dimiliki oleh semua guru, pada kesempatan ini mimin ingin berbagi perangka pembelajaran untuk kelas 7, 8, 9 Kurikulum Merdea berbasis Deep Learning edisi terbaru Tahun 2025-2026

Perangkat ajar Deep Learning adalah solusi pembelajaran yang mendalam, reflektif, dan relevan dengan tuntutan abad 21. Guru bisa mengadaptasi modul yang ada untuk menciptakan proses belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan, sekaligus mengembangkan karakter peserta didik sesuai visi Kurikulum Merdeka.

Komponen Perangkat Ajar Deep Learning

Setiap perangkat ajar biasanya mencakup:
  • CP (Capaian Pembelajaran) 
  • ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)
  • Modul Ajar lengkap dengan aktivitas dan asesmen
  • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
  • Prota & Promes
  • KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)
  • Asesmen Format/Sumatif dan rubrik refleksi siswa
  • Pemetaan dimensi Profil Pelajar Pancasila

Karakteristik Modul Deep Learning

  • Berbasis masalah nyata (problem-based learning)
  • Aktivitas kolaboratif: diskusi, debat, proyek kelompok
  • Refleksi individu: jurnal belajar, pertanyaan terbuka
  • Multimedia & teknologi: infografik, presentasi, video, simulasi
  • Fleksibel untuk disesuaikan oleh guru sesuai konteks satuan pendidikan

Manfaat Perangkat Ajar Deep Learning

  1. Meningkatkan keterlibatan siswa
  2. Mendorong berpikir kritis dan reflektif
  3. Mempermudah guru merancang pembelajaran yang berdiferensiasi
  4. Membantu capaian kompetensi berbasis Profil Pelajar Pancasila
  5. Menyediakan template siap pakai untuk guru (hemat waktu)

Download Perangkat Ajar Deep Learning Kelas 7, 8, 9

 
Bagi rekan-rekan yang membutuhkan Perangkat Ajar “Deep Learning” untuk kelas 7, 8, 9, semua mapel, silahkan anda cukup klik satu file: “modul ajar pembelajaran mendalam kelas 7 hingga 9 lengkap semua mapel pada tauatan berikut
Demikian yang dapat mimin bagikan terkait Perangkat Ajar Kelas 7, 8, 9 Kurikulum Deep Learning Tahun 2025/2026 ini seoga bermanfaat

CP / KI KD PAI Dan BP Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD/MI Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran PAI Dan BP Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD/MI pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP PAI Dan BP Fase A, B dan C
Capaian pembelajaran PAI Dan BP Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD/MI merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran PAI Dan BP, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran PAI Dan BP Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD/MI  dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran PAI Dan BP Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD/MI memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Budi Pekerti serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

Capaian pembelajaran mata pelajaran PAI Dan BP pada kurikulum merdeka pada Sekolah Dasar disusun sesuai fase usia untuk siswa tingkat SD dari kelas 1-6, fase usia peserta didik terbagi kedalam 3 fase yaitu
  • Fase A untuk Siswa Kelas 1 dan Kelas 2
  • Fase B untuk Siswa Kelas 3 dan Kelas 4
  • Fase C untuk Siswa Kelas 5 dan Kelas 6

CP PAI Dan BP Fase A, B Dan C


Pada akhir Fase A, pada elemen Al-Qur’an-Hadis peserta didik dapat mengenal  huruf hijaiah dan harakatnya, huruf hijaiah bersambung, dan mampu membaca  surah-surah pendek Al-Qur’an dengan baik. 

Dalam elemen akidah, peserta didik  mengenal rukun iman, iman kepada Allah melalui nama-namanya yang agung  (asmaulhusna) dan mengenal para malaikat dan tugas yang diembannya. 

Pada  elemen akhlak, peserta didik terbiasa mempraktikkan nilai-nilai baik dalam  kehidupan sehari-hari dalam ungkapan-ungkapan positif baik untuk dirinya maupun  sesama manusia, terutama orang tua dan guru. Peserta didik juga memahami  pentingnya tradisi memberi dalam ajaran agama Islam. Mereka mulai mengenal  norma yang ada di lingkungan sekitarnya. Peserta didik juga terbiasa percaya  diri mengungkapkan pendapat pribadinya dan belajar menghargai pendapat  yang berbeda. Peserta didik juga terbiasa melaksanakan tugas kelompok serta  memahami pentingnya mengenali kekurangan diri dan kelebihan temannya demi  terwujudnya suasana saling mendukung satu sama lain. 

Dalam elemen fikih,  peserta didik dapat mengenal rukun Islam dan kalimah syahadatain, menerapkan  tata cara bersuci, salat fardu, azan, ikamah, zikir dan berdoa setelah salat. Dalam pemahamannya tentang sejarah, peserta didik mampu menceritakan secara  sederhana kisah beberapa nabi yang wajib diimani

Unduh CP PAI Dan BP Fase A, B dan C


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD PAI Dan BP Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD/MI Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
  • CP PAI Dan BP Kelas 1-6 SD/MI Disini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran PAI Dan BP Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD/MI Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 10, 11, 12 MA/MAK kurikulum merdeka

Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 10, 11, 12 MA/MAK pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP Akidah Akhlak Fase E, F
Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 10, 11, 12 MA/MAK merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran Akidah Akhlak, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 10, 11, 12 MA/MAK dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 10, 11, 12 MA/MAK memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

CP Akidah Akhlak Fase E, F


Akidah Akhlak merupakan salah satu mata pelajaran sebagai bagian dari Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada madrasah. Akidah berkaitan dengan rukun iman sebagai pokok keimanan seseorang yang tersimpan dalam hati dan diwujudkan dengan lisan dan perbuatan. Akidah mendorong seseorang melakukan amal saleh, berakhlak karimah dan taat hukum.

Akhlak merupakan buah ilmu dan keimanan. Akhlak menekankan pada bagaimana membersihkan diri (tazkiyatun nufus) dari perilaku tercela (madzmumah) dan menghiasi diri dengan perilaku mulia (mahmudah) melalui latihan kejiwaan (riyadiah) dan upaya sungguh-sungguh untuk mengendalikan diri (mujahadah). Sasaran utama pendidikan akhlak adalah hati nurani, karena baik buruknya perilaku tergantung kepada baik dan berfungsinya hati nurani.

Akidah Akhlak memiliki peran yang penting dalam pembentukan kepribadian peserta didik. Oleh karena itu, Akidah Akhlak secara bertahap dan holistik diarahkan untuk menyiapkan peserta didik agar berakidah yang benar dan kokoh, berakhlak mulia untuk menuntun peserta didik menjadi pribadi yang saleh spiritual dan saleh sosial. Selain itu Akidah Akhlak juga diarahkan agar peserta didik memiliki pemahaman dasar-dasar agama Islam untuk mengenal, memahami, menghayati rukun iman dan merealisasikannya dalam perilaku akhlak mulia berdasarkan al-Qur’an dan hadis melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, dan pembiasaan. 

Keimanan yang benar terhadap agama Islam harus dibarengi dengan sikap menghormati penganut agama lain agar tercipta kerukunan antarumat beragama dan persatuan bangsa. Akidah Akhlak membekali peserta didik agar memiliki cara pandang keberagamaan yang moderat, inklusif, toleran dan bersikap religius-holistik-integratif yang berorientasi kesejahteraan duniawi sekaligus kebahagiaan ukhrawi dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Unduh CP Akidah Akhlak Fase E, F


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD Akidah Akhlak Kelas 10, 11, 12 MA/MAK Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
  • CP Akidah Akhlak Fase E, F Disini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran Akidah Akhlak Fase E Dan F Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 10, 11, 12 MA pada kurikulum merdeka

Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 10, 11, 12 MA pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP Qurdis Fase E, F
Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 10, 11, 12 MA merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran Al-Qur'an Hadis, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 10, 11, 12 MA dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 10, 11, 12 MA memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

CP Qurdis Fase E, F


Al-Qur’an dan Hadis adalah sumber pokok ajaran Islam dan pedoman hidup kaum muslimin. Memahami dengan tepat dua warisan Rasulullah Saw., adalah syarat utama untuk memahami ajaran Islam. Tanpa pemahaman yang tepat terhadap Al-Qur’an dan Hadis, mustahil dapat mengamalkan ajaran Islam sesuai dengan makna yang terkandung di dalamnya.

Memahami Al-Qur’an dan Hadis berarti mempelajari bacaan, struktur bahasa, makna kandungan, sebab nuzul, dan sebab wurud hadis. Sehingga dapat dipahami konteks ayat Al-Qur’an diturunkan dan hadis disampaikan oleh Rasulullah Saw.Kewajiban mempelajari Al-Qur’an dan Hadis berarti kewajiban mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an dan Hadis. Dengan demikian, pesan tersurat dan tersirat dalam Al-Qur’an dan Hadis dapat dipahami dengan baik dan benar.

Nilai-nilai ajaran Islam yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadis menjadi ketentuan yang wajib diamalkan dan diaktualisasikan sesuai perkembangan zaman. Kontekstualisasi ini penting sebagai pengejawantahan Islam yang rahmatan lil‘alamin, akomodatif dengan segala kondisi, melintasi batas ruang dan waktu. Pada titik ini, Al-Qur’an dan Hadis hadir menjadi solusi bagi umat dalam menghadapi perubahan, tantangan, dan perkembangan peradaban.

Unduh CP Qurdis Fase E, F


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD Al-Qur'an Hadis Kelas 10, 11, 12 MA Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran Qurdis Fase E, F Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian Pembelajaran Bahasa Arab Kelas 7, 8, 9 MTs Pada Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Bahasa Arab Kelas 7, 8, 9 MTs pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP Bahasa Arab Fase D
Capaian pembelajaran Bahasa Arab Kelas 7, 8, 9 MTs merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran Bahasa Arab, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran Bahasa Arab Kelas 7, 8, 9 MTs dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran Bahasa Arab Kelas 7, 8, 9 MTs memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

CP Bahasa Arab Fase D

Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat penting untuk dikembangkan, karena di samping sebagai bahasa agama, ia juga sebagai bahasa internasional. Penguasaan bahasa Arab saat ini juga telah menjadi tuntutan sebagai konsekuensi dari adanya proses globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang berlangsung sangat pesat. 

Perkembangan mutakhir menunjukkan bahwa saat ini penutur bahasa Arab di dunia mengalami peningkatan yang signifikan, lebih dari 60 negara dan 350 juta orang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. 

Saat ini, bahasa Arab tidak saja dijadikan sebagai bahasa studi agama, akan tetapi juga dipakai sebagai bahasa ekonomi, pariwisata, politik dan keamanan global. Untuk merespon perkembangan tersebut, maka bahasa Arab juga tidak hanya cukup diajarkan dengan tujuan untuk memahami literatur keagamaan semata, namun juga harus diorientasikan kepada penguasaan bahasa sebagai alat komunikasi baik lisan maupun tulisan.

Pembelajaran bahasa Arab di madrasah secara bertahap dan holistik diarahkan untuk menyiapkan peserta didik memiliki kecakapan berbahasa, yaitu:
  • mampu mengekspresikan perasaan, pikiran dan gagasan secara verbal-komunikatif
  • mampu menginternalisasi keterampilan’ berbahasa Arab dengan baik sehingga peserta didik menjadi terampil menggunakan bahasa Arab dalam berbagai situasi
  • mampu menggunakan bahasa Arab untuk mempelajari ilmu-ilmu agama, pengetahuan umum dan kebudayaan; dan d). mampu mengintegrasikan kemampuan berbahasa Arab dengan perilaku yang tercermin dalam sikap moderat, berpikir kritis dan sistematis.
Pembelajaran bahasa Arab pada jenjang MI, MTs, MA/MAK diharapkan dapat membantu peserta didik berhasil mencapai kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab sebagai bagian dari life skills. 

Pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab umum adalah pendekatan berbasis teks (genre based approach), yakni pembelajaran difokuskan pada teks, dalam berbagai moda, baik lisan, tulisan, visual, audio, maupun multimodal. Tahapan dalam pendekatan berbasis teks ada empat yaitu:

Unduh CP Bahasa Arab Fase D


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD Bahasa Arab Kelas 7, 8, 9 MTs Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran Bahasa Arab Fase D Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian Pembelajaran SKI Kelas 7, 8, 9 MTs Pada Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas 7, 8, 9 MTs pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP SKI Fase D
Capaian pembelajaran SKI Kelas 7, 8, 9 MTs merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran SKI, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran SKI Kelas 7, 8, 9 MTs  dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran SKI Kelas 7, 8, 9 MTs memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

CP SKI Fase D

Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan catatan perkembangan perjalanan hidup manusia dalam membangun peradaban dari masa ke masa. 

Pembelajaran SKI menekankan pada kemampuan mengambil ibrah/hikmah dari sejarah masa lalu untuk menyikapi dan menghadapi permasalahan masa sekarang serta masa depan. Keteladanan yang baik masa lalu menjadi inspirasi generasi penerus bangsa untuk menyikapi dan menyelesaikan fenomena sosial, budaya, politik, ekonomi, iptek, seni dan lain-lain dalam rangka membangun peradaban di zamannya.

Belajar Sejarah Kebudayaan Islam tidak hanya sekedar mempelajari pengetahuan, fakta, dan kronologi, tetapi juga mencakup aspek akidah, akhlak-etik, politik, dan sosial keagamaan. Dari aspek akidah atau spiritual, SKI berperan dalam menjaga dan menguatkan keimanan peserta didik, yang berimplikasi bertambahnya keimanan mereka kepada Allah dan Rasulnya serta meyakini keagungan Islam.

Semua materi dalam SKI dapat dikaitkan dengan dimensi religius, seperti "substansi dan strategi dakwah Rasulullah saw. periode Mekah”, "peristiwa hijrah yang dilakukan Rasulullah saw."bahkan pada materi tentang "Kebudayaan masyarakat Mckah sebelum Islam." Sehingga guru dituntut mampu merefleksikan aspek religius untuk menanamkan akidah pada siswa.

Selain itu materi SKI mengandung dimensi akhlak-etik. Sejarah sangat tepat bagi pembentukan karakter peserta didik melalui telaah suri tauladan, cinta dan berjuang untuk tanah air, berdedikasi tinggi dalam pengabdian, tanggung jawab sosial yang besar sehingga dapat membentuk peserta didik berkarakter kuat, memiliki kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungannya. Sekaligus sebagai generasi bangsa yang akan memiliki sikap dan perilaku kuat dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu, pembelajaran SKI membutuhkan sosok guru yang mampu mendesain proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah dengan merespon tantangan era digital, yaitu berperan mengembangkan talenta digital peserta didik melalui pembelajaran SKI yang lebih menarik, menyenangkan, dan penuh tantangan untuk mendorong prestasi akademik yang gemilang (science for science). Guru juga harus menerapkan  onilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam pembelajaran untuk mewujudkan perdamaian dan kedamaian umat manusia (science for peace of society).

Selain itu, guru harus mampu mengembangkan capaian pembelajaran yang akomodatif bagi peserta didik berkebutuhan khusus dengan mempertimbangkan prinsip fleksibilitas sesuai karakteristik dan kondisi peserta didik berdasarkan hasil asesmen kebutuhan peserta didik. Pelaksanaan akomodasi kurikulum, pembelajaran, dan penilaian bagi peserta didik berkebutuhan khusus dalam memenuhi capaian pembelajaran menjadi kewenangan guru dan satuan pendidikan.

Unduh CP SKI Fase D


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD SKI Kelas 7, 8, 9 MTs Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran SKI Fase D Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian Pembelajaran Fiqih Kelas 7, 8, 9 MTs Pada Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Fiqih Kelas 7, 8, 9 MTs pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP Fiqih Fase D
Capaian pembelajaran Fiqih Kelas 7, 8, 9 MTs merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran Fiqih, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran Fiqih Kelas 7, 8, 9 MTs  dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran Fiqih Kelas 7, 8, 9 MTs memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

CP Fiqih Fase D

Pembelajaran Fiqih merupakan proses pembentukan pengetahuan, sikap dan keterampilan oleh peserta didik melalui kinerja kognitifnya yang berbasis fakta dan fenomena sosial keagamaan yang kontekstual. Pembelajaran mengandung tiga karateristik utama yaitu: 
  • proses pembelajaran melibatkan proses mental secara maksimal yang menghendaki aktivitas peserta didik untuk berpikir
  • pembelajaran diarahkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang pada gilirannya kegiatan berpikir itu dapat membantu peserta didik untuk memeroleh pengetahuan yang mereka konstruksi sendiri
  • pembelajaran Fiqih yang berupa ajaran-ajaran, prinsip-prinsip dan dogma-dogma agama Islam itu diupayakan sekontekstual mungkin disesuaikan dengan fakta, fenomena sosial keagamaan dan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), sehingga pemahaman agama tidak tekstualis/kaku namun fleksibel dan tetap dalam  koridor metodologi yang valid. 
Dengan demikian Fiqih memiliki makna bagi kehidupan peserta didik karena mewarnai cara berpikir, bersikap dan bertindak dalam kehidupannya.

Oleh karena itu, pembelajaran Fiqih mengarusutamakan pada pembentukan sikap dan perilaku beragama melalui kontekstualisasi ajaran agama, pembiasaan, pembudayaan, dan keteladanan semua warga madrasah. Iklim akademis-religius perlu diciptakan sedemikian rupa sehingga budaya madrasah menjadi wahana bagi persemaian paham keagamaan yang moderat, internalisasi akhlak mulia, budaya anti korupsi dan model kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara yang baik bagi masyarakat. Hubungan guru dengan peserta didik dalam proses pembelajaran dibangun dengan ikatan kasih sayang dan saling membantu, bekerja sama untuk menggapai rida Allah Swt.

Adapun capaian pembelajaran bagi peserta didik penyandang’ disabilitas ditetapkan secara fleksibel dan disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi peserta didik sesuai hasil asesmen yang tertuang dalam profil peserta didik.

Unduh CP Fiqih Fase D


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD Fiqih Kelas 7, 8, 9 MTs Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran Fiqih Fase D Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 7, 8, 9 MTs pada kurikulum merdeka

Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 7, 8, 9 MTs pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP Akidah Akhlak Fase D
Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 7, 8, 9 MTs merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran Akidah Akhlak, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 7, 8, 9 MTs dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 7, 8, 9 MTs memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

CP Akidah Akhlak Fase D


Akidah Akhlak merupakan salah satu mata pelajaran sebagai bagian dari Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada madrasah. Akidah berkaitan dengan rukun iman sebagai pokok keimanan seseorang yang tersimpan dalam hati dan diwujudkan dengan lisan dan perbuatan. Akidah mendorong seseorang melakukan amal saleh, berakhlak karimah dan taat hukum.

Akhlak merupakan buah ilmu dan keimanan. Akhlak menekankan pada bagaimana membersihkan diri (tazkiyatun nufus) dari perilaku tercela (madzmumah) dan menghiasi diri dengan perilaku mulia (mahmudah) melalui latihan kejiwaan (riyadiah) dan upaya sungguh-sungguh untuk mengendalikan diri (mujahadah). Sasaran utama pendidikan akhlak adalah hati nurani, karena baik buruknya perilaku tergantung kepada baik dan berfungsinya hati nurani.

Akidah Akhlak memiliki peran yang penting dalam pembentukan kepribadian peserta didik. Oleh karena itu, Akidah Akhlak secara bertahap dan holistik diarahkan untuk menyiapkan peserta didik agar berakidah yang benar dan kokoh, berakhlak mulia untuk menuntun peserta didik menjadi pribadi yang saleh spiritual dan saleh sosial. Selain itu Akidah Akhlak juga diarahkan agar peserta didik memiliki pemahaman dasar-dasar agama Islam untuk mengenal, memahami, menghayati rukun iman dan merealisasikannya dalam perilaku akhlak mulia berdasarkan al-Qur’an dan hadis melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, dan pembiasaan. 

Keimanan yang benar terhadap agama Islam harus dibarengi dengan sikap menghormati penganut agama lain agar tercipta kerukunan antarumat beragama dan persatuan bangsa. Akidah Akhlak membekali peserta didik agar memiliki cara pandang keberagamaan yang moderat, inklusif, toleran dan bersikap religius-holistik-integratif yang berorientasi kesejahteraan duniawi sekaligus kebahagiaan ukhrawi dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Unduh CP Akidah Akhlak Fase D


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD Akidah Akhlak Kelas 7, 8, 9 MTs Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
  • CP Akidah Akhlak Fase D Disini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran Akidah Akhlak Fase D Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 7, 8, 9 MTs pada kurikulum merdeka

Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 7, 8, 9 MTs pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP Qurdis Fase D
Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 7, 8, 9 MTs merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran Al-Qur'an Hadis, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 7, 8, 9 MTs dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 7, 8, 9 MTs memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

CP Qurdis Fase D


Al-Qur’an dan Hadis adalah sumber pokok ajaran Islam dan pedoman hidup kaum muslimin. Memahami dengan tepat dua warisan Rasulullah Saw., adalah syarat utama untuk memahami ajaran Islam. Tanpa pemahaman yang tepat terhadap Al-Qur’an dan Hadis, mustahil dapat mengamalkan ajaran Islam sesuai dengan makna yang terkandung di dalamnya.

Memahami Al-Qur’an dan Hadis berarti mempelajari bacaan, struktur bahasa, makna kandungan, sebab nuzul, dan sebab wurud hadis. Sehingga dapat dipahami konteks ayat Al-Qur’an diturunkan dan hadis disampaikan oleh Rasulullah Saw.Kewajiban mempelajari Al-Qur’an dan Hadis berarti kewajiban mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an dan Hadis. Dengan demikian, pesan tersurat dan tersirat dalam Al-Qur’an dan Hadis dapat dipahami dengan baik dan benar.

Nilai-nilai ajaran Islam yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadis menjadi ketentuan yang wajib diamalkan dan diaktualisasikan sesuai perkembangan zaman. Kontekstualisasi ini penting sebagai pengejawantahan Islam yang rahmatan lil‘alamin, akomodatif dengan segala kondisi, melintasi batas ruang dan waktu. Pada titik ini, Al-Qur’an dan Hadis hadir menjadi solusi bagi umat dalam menghadapi perubahan, tantangan, dan perkembangan peradaban.

Unduh CP Qurdis Fase D


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD Al-Qur'an Hadis Kelas 7, 8, 9 MTs Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran Qurdis Fase D Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian Pembelajaran Bahasa Arab Fase A, B dan C Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Bahasa Arab Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
Capaian pembelajaran Bahasa Arab
Capaian pembelajaran Bahasa Arab Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran Bahasa Arab, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran Bahasa Arab Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI  dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran Bahasa Arab Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

Capaian pembelajaran mata pelajaran Bahasa Arab pada kurikulum merdeka pada Madrasah Ibtidaiyah disusun sesuai fase usia untuk siswa tingkat MI MILB dari kelas 1-6, fase usia peserta didik terbagi kedalam 3 fase yaitu
  • Fase A untuk Siswa Kelas 1 dan Kelas 2
  • Fase B untuk Siswa Kelas 3 dan Kelas 4
  • Fase C untuk Siswa Kelas 5 dan Kelas 6

CP Bahasa Arab Fase A, B Dan C

Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat penting untuk dikembangkan, karena di samping sebagai bahasa agama, ia juga sebagai bahasa internasional. Penguasaan bahasa Arab saat ini juga telah menjadi tuntutan sebagai konsekuensi dari adanya proses globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang berlangsung sangat pesat. 

Perkembangan mutakhir menunjukkan bahwa saat ini penutur bahasa Arab di dunia mengalami peningkatan yang signifikan, lebih dari 60 negara dan 350 juta orang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. 

Saat ini, bahasa Arab tidak saja dijadikan sebagai bahasa studi agama, akan tetapi juga dipakai sebagai bahasa ekonomi, pariwisata, politik dan keamanan global. Untuk merespon perkembangan tersebut, maka bahasa Arab juga tidak hanya cukup diajarkan dengan tujuan untuk memahami literatur keagamaan semata, namun juga harus diorientasikan kepada penguasaan bahasa sebagai alat komunikasi baik lisan maupun tulisan.

Pembelajaran bahasa Arab di madrasah secara bertahap dan holistik diarahkan untuk menyiapkan peserta didik memiliki kecakapan berbahasa, yaitu:
  • mampu mengekspresikan perasaan, pikiran dan gagasan secara verbal-komunikatif
  • mampu menginternalisasi keterampilan’ berbahasa Arab dengan baik sehingga peserta didik menjadi terampil menggunakan bahasa Arab dalam berbagai situasi
  • mampu menggunakan bahasa Arab untuk mempelajari ilmu-ilmu agama, pengetahuan umum dan kebudayaan; dan d). mampu mengintegrasikan kemampuan berbahasa Arab dengan perilaku yang tercermin dalam sikap moderat, berpikir kritis dan sistematis.
Pembelajaran bahasa Arab pada jenjang MI, MTs, MA/MAK diharapkan dapat membantu peserta didik berhasil mencapai kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab sebagai bagian dari life skills. 

Pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab umum adalah pendekatan berbasis teks (genre based approach), yakni pembelajaran difokuskan pada teks, dalam berbagai moda, baik lisan, tulisan, visual, audio, maupun multimodal. Tahapan dalam pendekatan berbasis teks ada empat yaitu:

Unduh CP Bahasa Arab Fase A, B dan C


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD Bahasa Arab Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
  • CP Bahasa Arab Fase A, B dan C Disini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran Bahasa Arab Fase A, B dan C Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran SKI Fase B Dan C Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas 3, 4, 5, 6 MI pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP SKI Fase A, B dan C
Capaian pembelajaran SKI Kelas 3, 4, 5, 6 MI merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran SKI, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran SKI Kelas 3, 4, 5, 6 MI  dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran SKI Kelas 3, 4, 5, 6 MI memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

Capaian pembelajaran mata pelajaran SKI pada kurikulum merdeka pada Madrasah Ibtidaiyah disusun sesuai fase usia untuk siswa tingkat MI MILB dari kelas 1-6, fase usia peserta didik terbagi kedalam 3 fase yaitu
  • Fase A untuk Siswa Kelas 1 dan Kelas 2
  • Fase B untuk Siswa Kelas 3 dan Kelas 4
  • Fase C untuk Siswa Kelas 5 dan Kelas 6

CP SKI Fase B Dan C

Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan catatan perkembangan perjalanan hidup manusia dalam membangun peradaban dari masa ke masa. 

Pembelajaran SKI menekankan pada kemampuan mengambil ibrah/hikmah dari sejarah masa lalu untuk menyikapi dan menghadapi permasalahan masa sekarang serta masa depan. Keteladanan yang baik masa lalu menjadi inspirasi generasi penerus bangsa untuk menyikapi dan menyelesaikan fenomena sosial, budaya, politik, ekonomi, iptek, seni dan lain-lain dalam rangka membangun peradaban di zamannya.

Belajar Sejarah Kebudayaan Islam tidak hanya sekedar mempelajari pengetahuan, fakta, dan kronologi, tetapi juga mencakup aspek akidah, akhlak-etik, politik, dan sosial keagamaan. Dari aspek akidah atau spiritual, SKI berperan dalam menjaga dan menguatkan keimanan peserta didik, yang berimplikasi bertambahnya keimanan mereka kepada Allah dan Rasulnya serta meyakini keagungan Islam.

Semua materi dalam SKI dapat dikaitkan dengan dimensi religius, seperti "substansi dan strategi dakwah Rasulullah saw. periode Mekah”, "peristiwa hijrah yang dilakukan Rasulullah saw."bahkan pada materi tentang "Kebudayaan masyarakat Mckah sebelum Islam." Sehingga guru dituntut mampu merefleksikan aspek religius untuk menanamkan akidah pada siswa.

Selain itu materi SKI mengandung dimensi akhlak-etik. Sejarah sangat tepat bagi pembentukan karakter peserta didik melalui telaah suri tauladan, cinta dan berjuang untuk tanah air, berdedikasi tinggi dalam pengabdian, tanggung jawab sosial yang besar sehingga dapat membentuk peserta didik berkarakter kuat, memiliki kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungannya. Sekaligus sebagai generasi bangsa yang akan memiliki sikap dan perilaku kuat dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu, pembelajaran SKI membutuhkan sosok guru yang mampu mendesain proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah dengan merespon tantangan era digital, yaitu berperan mengembangkan talenta digital peserta didik melalui pembelajaran SKI yang lebih menarik, menyenangkan, dan penuh tantangan untuk mendorong prestasi akademik yang gemilang (science for science). Guru juga harus menerapkan  onilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam pembelajaran untuk mewujudkan perdamaian dan kedamaian umat manusia (science for peace of society).

Selain itu, guru harus mampu mengembangkan capaian pembelajaran yang akomodatif bagi peserta didik berkebutuhan khusus dengan mempertimbangkan prinsip fleksibilitas sesuai karakteristik dan kondisi peserta didik berdasarkan hasil asesmen kebutuhan peserta didik. Pelaksanaan akomodasi kurikulum, pembelajaran, dan penilaian bagi peserta didik berkebutuhan khusus dalam memenuhi capaian pembelajaran menjadi kewenangan guru dan satuan pendidikan.

Unduh CP SKI Fase B dan C


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD SKI Kelas 3, 4, 5, 6 MI Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran SKI Fase B dan C Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Fiqih Fase A, B Dan C Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Fiqih Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
Capaian pembelajaran Fiqih
Capaian pembelajaran Fiqih Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran Fiqih, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran Fiqih Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI  dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran Fiqih Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

Capaian pembelajaran mata pelajaran Fiqih pada kurikulum merdeka pada Madrasah Ibtidaiyah disusun sesuai fase usia untuk siswa tingkat MI MILB dari kelas 1-6, fase usia peserta didik terbagi kedalam 3 fase yaitu
  • Fase A untuk Siswa Kelas 1 dan Kelas 2
  • Fase B untuk Siswa Kelas 3 dan Kelas 4
  • Fase C untuk Siswa Kelas 5 dan Kelas 6

CP Fiqih Fase A, B Dan C

Pembelajaran Fiqih merupakan proses pembentukan pengetahuan, sikap dan keterampilan oleh peserta didik melalui kinerja kognitifnya yang berbasis fakta dan fenomena sosial keagamaan yang kontekstual. Pembelajaran mengandung tiga karateristik utama yaitu: 
  • proses pembelajaran melibatkan proses mental secara maksimal yang menghendaki aktivitas peserta didik untuk berpikir
  • pembelajaran diarahkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang pada gilirannya kegiatan berpikir itu dapat membantu peserta didik untuk memeroleh pengetahuan yang mereka konstruksi sendiri
  • pembelajaran Fiqih yang berupa ajaran-ajaran, prinsip-prinsip dan dogma-dogma agama Islam itu diupayakan sekontekstual mungkin disesuaikan dengan fakta, fenomena sosial keagamaan dan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), sehingga pemahaman agama tidak tekstualis/kaku namun fleksibel dan tetap dalam  koridor metodologi yang valid. 
Dengan demikian Fiqih memiliki makna bagi kehidupan peserta didik karena mewarnai cara berpikir, bersikap dan bertindak dalam kehidupannya.

Oleh karena itu, pembelajaran Fiqih mengarusutamakan pada pembentukan sikap dan perilaku beragama melalui kontekstualisasi ajaran agama, pembiasaan, pembudayaan, dan keteladanan semua warga madrasah. Iklim akademis-religius perlu diciptakan sedemikian rupa sehingga budaya madrasah menjadi wahana bagi persemaian paham keagamaan yang moderat, internalisasi akhlak mulia, budaya anti korupsi dan model kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara yang baik bagi masyarakat. Hubungan guru dengan peserta didik dalam proses pembelajaran dibangun dengan ikatan kasih sayang dan saling membantu, bekerja sama untuk menggapai rida Allah Swt.

Adapun capaian pembelajaran bagi peserta didik penyandang’ disabilitas ditetapkan secara fleksibel dan disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi peserta didik sesuai hasil asesmen yang tertuang dalam profil peserta didik.

Unduh CP Fiqih Fase A, B dan C


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD Fiqih Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
  • CP Fiqih Fase A, B dan C Disini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran Fiqih Fase A, B dan C Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Fase A, B Dan C Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP Akidah Akhlak Fase A, B dan C
Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran Akidah Akhlak, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI  dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran Akidah Akhlak Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

Capaian pembelajaran mata pelajaran Akidah Akhlak pada kurikulum merdeka pada Madrasah Ibtidaiyah disusun sesuai fase usia untuk siswa tingkat MI MILB dari kelas 1-6, fase usia peserta didik terbagi kedalam 3 fase yaitu
  • Fase A untuk Siswa Kelas 1 dan Kelas 2
  • Fase B untuk Siswa Kelas 3 dan Kelas 4
  • Fase C untuk Siswa Kelas 5 dan Kelas 6

CP Akidah Akhlak Fase A, B Dan C


Akidah Akhlak merupakan salah satu mata pelajaran sebagai bagian dari Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada madrasah. Akidah berkaitan dengan rukun iman sebagai pokok keimanan seseorang yang tersimpan dalam hati dan diwujudkan dengan lisan dan perbuatan. Akidah mendorong seseorang melakukan amal saleh, berakhlak karimah dan taat hukum.

Akhlak merupakan buah ilmu dan keimanan. Akhlak menekankan pada bagaimana membersihkan diri (tazkiyatun nufus) dari perilaku tercela (madzmumah) dan menghiasi diri dengan perilaku mulia (mahmudah) melalui latihan kejiwaan (riyadiah) dan upaya sungguh-sungguh untuk mengendalikan diri (mujahadah). Sasaran utama pendidikan akhlak adalah hati nurani, karena baik buruknya perilaku tergantung kepada baik dan berfungsinya hati nurani.

Akidah Akhlak memiliki peran yang penting dalam pembentukan kepribadian peserta didik. Oleh karena itu, Akidah Akhlak secara bertahap dan holistik diarahkan untuk menyiapkan peserta didik agar berakidah yang benar dan kokoh, berakhlak mulia untuk menuntun peserta didik menjadi pribadi yang saleh spiritual dan saleh sosial. Selain itu Akidah Akhlak juga diarahkan agar peserta didik memiliki pemahaman dasar-dasar agama Islam untuk mengenal, memahami, menghayati rukun iman dan merealisasikannya dalam perilaku akhlak mulia berdasarkan al- Qur’an dan hadis melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, dan pembiasaan. 

Keimanan yang benar terhadap agama Islam harus dibarengi dengan sikap menghormati penganut agama lain agar tercipta kerukunan antarumat beragama dan persatuan bangsa. Akidah Akhlak membekali peserta didik agar memiliki cara pandang keberagamaan yang moderat, inklusif, toleran dan bersikap religius-holistik-integratif yang berorientasi kesejahteraan duniawi sekaligus kebahagiaan ukhrawi dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Unduh CP Akidah Akhlak Fase A, B dan C


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD Akidah Akhlak Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
  • CP Akidah Akhlak Fase A, B dan C Disini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran Akidah Akhlak Fase A, B dan C Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka

Capaian Pembelajaran Al-Qur'an Hadis Fase A, B dan C Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis
Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran Al-Qur'an Hadis, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI  dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran Al-Qur'an Hadis Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

Capaian pembelajaran mata pelajaran Al-Qur'an Hadis pada kurikulum merdeka pada Madrasah Ibtidaiyah disusun sesuai fase usia untuk siswa tingkat MI MILB dari kelas 1-6, fase usia peserta didik terbagi kedalam 3 fase yaitu
  • Fase A untuk Siswa Kelas 1 dan Kelas 2
  • Fase B untuk Siswa Kelas 3 dan Kelas 4
  • Fase C untuk Siswa Kelas 5 dan Kelas 6

CP Qurdis Fase A, B Dan C


Al-Qur’an dan Hadis adalah sumber pokok ajaran Islam dan pedoman hidup kaum muslimin. Memahami dengan tepat dua warisan Rasulullah Saw., adalah syarat utama untuk memahami ajaran Islam. Tanpa pemahaman yang tepat terhadap Al-Qur’an dan Hadis, mustahil dapat mengamalkan ajaran Islam sesuai dengan makna yang terkandung di dalamnya.

Memahami Al-Qur’an dan Hadis berarti mempelajari bacaan, struktur bahasa, makna kandungan, sebab nuzul, dan sebab wurud hadis. Sehingga dapat dipahami konteks ayat Al-Qur’an diturunkan dan hadis disampaikan oleh Rasulullah Saw.Kewajiban mempelajari Al-Qur’an dan Hadis berarti kewajiban mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an dan Hadis. Dengan demikian, pesan tersurat dan tersirat dalam Al-Qur’an dan Hadis dapat dipahami dengan baik dan benar.

Nilai-nilai ajaran Islam yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadis menjadi ketentuan yang wajib diamalkan dan diaktualisasikan sesuai perkembangan zaman. Kontekstualisasi ini penting sebagai pengejawantahan Islam yang rahmatan lil‘alamin, akomodatif dengan segala kondisi, melintasi batas ruang dan waktu. Pada titik ini, Al-Qur’an dan Hadis hadir menjadi solusi bagi umat dalam menghadapi perubahan, tantangan, dan perkembangan peradaban.

Unduh CP Qurdis Fase A, B dan C


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD Al-Qur'an Hadis Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 MI Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
  • CP Qurdis Fase A, B dan C Disini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran Qurdis Fase A, B dan C Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka