July 02, 2022

Capaian pembelajaran SKI Fase B Dan C Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran SKI Fase B Dan C Kurikulum Merdeka

Capaian pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas 3, 4, 5, 6 MI pada kurikulum merdeka merupakan pembaruan dari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI dan KD) pada Kurikulum 2013 yang dirancang untuk menguatkan pembelajaran fokus terhadap pengembangan kompetensi
CP SKI Fase A, B dan C
Capaian pembelajaran SKI Kelas 3, 4, 5, 6 MI merupakan kompetensi minimum yang harus dilewati oleh siswa dalam setiap mata pelajaran SKI, capaian pembelajaran ini disusun mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan atau SKL serta Standar Isi seperti Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar (KI-KD) dalam kurikulum 2013

Capaian pembelajaran berisikan kompetensi serta lingkup materi yang disusun secara komprehensif berbentuk narasi, seperti yang sudah mimin utarakan diatas bahwa capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini merupakan perubahan dari kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) dalam Kurikulum 2013

Penyusunan capaian Pembelajaran SKI Kelas 3, 4, 5, 6 MI  dapat dimaknai sebuah respons terhadap adanya kebutuhan untuk menguatkan peran sebagai pondasi menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Capaian pembelajaran SKI Kelas 3, 4, 5, 6 MI memiliki kekhasan pada pelajaran PAI dan Bahasa Arab serta praktik pendidikan Madrasah yang diwarnai dengan nilai-nilai agama Islam.

Capaian pembelajaran mata pelajaran SKI pada kurikulum merdeka pada Madrasah Ibtidaiyah disusun sesuai fase usia untuk siswa tingkat MI MILB dari kelas 1-6, fase usia peserta didik terbagi kedalam 3 fase yaitu
  • Fase A untuk Siswa Kelas 1 dan Kelas 2
  • Fase B untuk Siswa Kelas 3 dan Kelas 4
  • Fase C untuk Siswa Kelas 5 dan Kelas 6

CP SKI Fase B Dan C

Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan catatan perkembangan perjalanan hidup manusia dalam membangun peradaban dari masa ke masa. 

Pembelajaran SKI menekankan pada kemampuan mengambil ibrah/hikmah dari sejarah masa lalu untuk menyikapi dan menghadapi permasalahan masa sekarang serta masa depan. Keteladanan yang baik masa lalu menjadi inspirasi generasi penerus bangsa untuk menyikapi dan menyelesaikan fenomena sosial, budaya, politik, ekonomi, iptek, seni dan lain-lain dalam rangka membangun peradaban di zamannya.

Belajar Sejarah Kebudayaan Islam tidak hanya sekedar mempelajari pengetahuan, fakta, dan kronologi, tetapi juga mencakup aspek akidah, akhlak-etik, politik, dan sosial keagamaan. Dari aspek akidah atau spiritual, SKI berperan dalam menjaga dan menguatkan keimanan peserta didik, yang berimplikasi bertambahnya keimanan mereka kepada Allah dan Rasulnya serta meyakini keagungan Islam.

Semua materi dalam SKI dapat dikaitkan dengan dimensi religius, seperti "substansi dan strategi dakwah Rasulullah saw. periode Mekah”, "peristiwa hijrah yang dilakukan Rasulullah saw."bahkan pada materi tentang "Kebudayaan masyarakat Mckah sebelum Islam." Sehingga guru dituntut mampu merefleksikan aspek religius untuk menanamkan akidah pada siswa.

Selain itu materi SKI mengandung dimensi akhlak-etik. Sejarah sangat tepat bagi pembentukan karakter peserta didik melalui telaah suri tauladan, cinta dan berjuang untuk tanah air, berdedikasi tinggi dalam pengabdian, tanggung jawab sosial yang besar sehingga dapat membentuk peserta didik berkarakter kuat, memiliki kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungannya. Sekaligus sebagai generasi bangsa yang akan memiliki sikap dan perilaku kuat dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu, pembelajaran SKI membutuhkan sosok guru yang mampu mendesain proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah dengan merespon tantangan era digital, yaitu berperan mengembangkan talenta digital peserta didik melalui pembelajaran SKI yang lebih menarik, menyenangkan, dan penuh tantangan untuk mendorong prestasi akademik yang gemilang (science for science). Guru juga harus menerapkan  onilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam pembelajaran untuk mewujudkan perdamaian dan kedamaian umat manusia (science for peace of society).

Selain itu, guru harus mampu mengembangkan capaian pembelajaran yang akomodatif bagi peserta didik berkebutuhan khusus dengan mempertimbangkan prinsip fleksibilitas sesuai karakteristik dan kondisi peserta didik berdasarkan hasil asesmen kebutuhan peserta didik. Pelaksanaan akomodasi kurikulum, pembelajaran, dan penilaian bagi peserta didik berkebutuhan khusus dalam memenuhi capaian pembelajaran menjadi kewenangan guru dan satuan pendidikan.

Unduh CP SKI Fase B dan C


Untuk mengetahui lebih jelas dan lengkapnya silahkan anda dapat mempelajari dan mengunduh Capaian Pembelajaran atau KI KD SKI Kelas 3, 4, 5, 6 MI Kurikulum Merdeka pada tautan berikut ini
Demikian yang dapat mimin informasikan terkait Capaian Pembelajaran SKI Fase B dan C Kurikulum Merdeka ini semoga bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Tujuan Alur Pembelajaran pada kurikulum Merdeka