Pojok Sekolah

Download Soal AKGTK Guru Bahasa Arab Tahun 2026

Download soal dan kisi-kisi AKGTK Guru Bahasa Arab Tahun 2026 menjadi salah satu bahan yang banyak dicari oleh guru madrasah sebagai persiapan menghadapi Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK). Dengan mempelajari latihan soal dan materi yang relevan sejak awal, guru Bahasa Arab dapat mempersiapkan kompetensi pedagogik dan profesional secara lebih terarah.

Soal AKGTK Guru Bahasa Arab

AKGTK merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama untuk melakukan pemetaan kompetensi guru dan tenaga kependidikan madrasah. Pada dokumen resmi AKGTK, Bahasa Arab tercantum sebagai salah satu mata pelajaran yang diujikan, termasuk pada jenjang MI, MTs, dan MA sesuai daftar mata pelajaran yang ditetapkan.

Karena itu, artikel ini menyediakan gambaran soal AKGTK Guru Bahasa Arab 2026, kisi-kisi AKGTK Bahasa Arab, materi yang perlu dipelajari, serta contoh latihan soal yang dapat digunakan sebagai bahan persiapan.

Bagi guru yang sedang mencari download soal AKGTK Guru Bahasa Arab Tahun 2026, kumpulan latihan soal dapat dimanfaatkan untuk mengukur sejauh mana pemahaman terhadap materi Bahasa Arab dan kompetensi pembelajaran.

Latihan soal sebaiknya tidak hanya berorientasi pada hafalan. Guru juga perlu berlatih mengerjakan soal berbasis situasi pembelajaran, analisis, penerapan metode, evaluasi pembelajaran, serta penguasaan materi Bahasa Arab.

Perlu diperhatikan bahwa soal latihan yang beredar di internet bukan berarti soal resmi AKGTK 2026. Guru sebaiknya tetap menjadikan informasi dan dokumen resmi Kementerian Agama sebagai rujukan utama.

Pada pelaksanaan AKGTK 2026, Bahasa Arab tercantum dalam jadwal asesmen dengan durasi 90 menit.

Kisi-Kisi AKGTK Guru Bahasa Arab 2026


Kisi-kisi merupakan salah satu bagian penting dalam persiapan menghadapi asesmen. Dengan memahami ruang lingkup materi, guru dapat menyusun strategi belajar dengan lebih efektif.
Secara umum, persiapan AKGTK Guru Bahasa Arab dapat diarahkan pada dua kelompok kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.

1. Kompetensi Pedagogik


Kompetensi pedagogik berkaitan dengan kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Materi yang dapat dipelajari antara lain:
  • Karakteristik peserta didik.
  • Perencanaan pembelajaran Bahasa Arab.
  • Tujuan pembelajaran.
  • Pemilihan metode pembelajaran.
  • Model pembelajaran aktif.
  • Pengembangan bahan ajar.
  • Pemanfaatan media pembelajaran.
  • Penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
  • Asesmen pembelajaran.
  • Evaluasi hasil belajar.
  • Remedial dan pengayaan.
  • Pembelajaran berdiferensiasi.
  • Pengembangan kemampuan berpikir kritis.
  • Pengelolaan kelas.
  • Strategi pembelajaran Bahasa Arab yang komunikatif.
Guru juga perlu memahami bagaimana pembelajaran Bahasa Arab dapat dibuat lebih kontekstual sehingga peserta didik tidak hanya menghafalkan kosakata, tetapi mampu menggunakan bahasa dalam situasi komunikasi yang sesuai.

2. Kompetensi Profesional Bahasa Arab

Kompetensi profesional berkaitan dengan penguasaan substansi dan materi Bahasa Arab. Beberapa materi yang dapat dijadikan bahan belajar antara lain:
  • Kosakata Bahasa Arab (mufradat).
  • Istima' atau keterampilan menyimak.
  • Kalam atau keterampilan berbicara.
  • Qira'ah atau keterampilan membaca.
  • Kitabah atau keterampilan menulis.
  • Qawa'id atau tata bahasa Arab.
  • Nahwu.
  • Sharaf.
  • Struktur kalimat Bahasa Arab.
  • Jumlah ismiyah.
  • Jumlah fi'liyah.
  • Isim, fi'il, dan harf.
  • Mubtada' dan khabar.
  • Fi'il madhi, mudhari', dan amr.
  • Dhamir.
  • Isim isyarah.
  • Isim maushul.
  • Adawatul istifham.
  • Pemahaman teks Bahasa Arab.
  • Penerjemahan sederhana.
  • Penggunaan Bahasa Arab dalam konteks pembelajaran.
AKGTK tidak hanya berkaitan dengan kegiatan mengerjakan soal. Asesmen tersebut digunakan sebagai bagian dari pemetaan kompetensi guru dan tenaga kependidikan madrasah untuk mendukung pengembangan profesional berkelanjutan. Kementerian Agama menjelaskan bahwa hasil asesmen dapat digunakan untuk mengetahui kebutuhan pengembangan kompetensi GTK.

Dengan demikian, guru Bahasa Arab dapat menggunakan hasil pemetaan kompetensi sebagai bahan refleksi untuk mengetahui bagian yang masih perlu ditingkatkan.

Download Soal dan Kisi-Kisi AKGTK Bahasa Arab 2026


Bagi guru yang membutuhkan soal dan kisi-kisi AKGTK Guru Bahasa Arab Tahun 2026, materi latihan dapat digunakan sebagai bahan persiapan sebelum mengikuti asesmen.

Namun, perlu ditegaskan bahwa kisi-kisi latihan bukan merupakan bocoran soal AKGTK. Materi latihan disusun untuk membantu guru memahami kemungkinan ruang lingkup kompetensi yang perlu dipersiapkan.

Informasi resmi terkait pelaksanaan AKGTK sebaiknya selalu diperiksa melalui kanal Kementerian Agama. Portal EMIS GTK menyediakan bagian dokumen dan surat edaran yang berkaitan dengan program GTK madrasah, termasuk informasi AKGTK.

Download soal dan kisi-kisi AKGTK Guru Bahasa Arab Tahun 2026 dapat menjadi salah satu bahan persiapan bagi guru madrasah. Persiapan yang baik tidak hanya dilakukan dengan mengerjakan soal latihan, tetapi juga dengan memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional.

Bagi yang membutuhkan soal AKGTK Guru Bahasa Arab Tahun 2026 silahkan anda dapat mengunduhnya pada tautan berikut
  • Soal AKGTK Guru Bahasa Arab Unduh
Unduh juga soal-soal AKGTK Guru Rumpun PAI Dan Bahasa Arab sesuai dengan Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2026 berikut ini
Guru Bahasa Arab dapat memfokuskan belajar pada mufradat, nahwu, sharaf, istima', kalam, qira'ah, dan kitabah, sekaligus memperdalam kemampuan dalam merancang pembelajaran, memilih metode, menggunakan media, serta melakukan asesmen.

Bahasa Arab telah tercantum sebagai salah satu mata pelajaran dalam dokumen pelaksanaan AKGTK Kementerian Agama. Oleh sebab itu, guru dapat memanfaatkan latihan soal dan kisi-kisi sebagai sarana belajar, sambil tetap mengikuti informasi resmi terbaru dari Kementerian Agama.

Semoga artikel Download Soal dan Kisi-Kisi AKGTK Guru Bahasa Arab Tahun 2026 ini dapat membantu Bapak/Ibu guru dalam mempersiapkan diri menghadapi asesmen dan terus meningkatkan kompetensi profesional sebagai pendidik madrasah.

Download Soal AKGTK Guru SKI Tahun 2026

Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) merupakan salah satu bentuk pemetaan kompetensi guru dan tenaga kependidikan madrasah. Dalam dokumen pelaksanaan AKGTK Kementerian Agama, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) termasuk dalam mata pelajaran yang diujikan.

Soal AKGTK Guru SKI

Oleh karena itu, guru SKI dapat memanfaatkan berbagai latihan soal AKG Guru SKI 2026, kisi-kisi, serta materi pendukung untuk meningkatkan kesiapan menghadapi asesmen.

Kisi-kisi dapat dijadikan sebagai peta belajar agar persiapan lebih terarah. Secara umum, kompetensi guru dalam asesmen mencakup aspek pedagogik dan profesional. Dokumen juknis AKG sebelumnya menunjukkan bahwa untuk guru madrasah, kompetensi pedagogik dan profesional menjadi bagian dari komposisi asesmen.

Materi AKGTK Guru SKI Thun 2026


Untuk guru mata pelajaran SKI, beberapa kelompok materi yang dapat dijadikan fokus belajar antara lain:

1. Kompetensi Pedagogik


Materi pedagogik berkaitan dengan kemampuan guru dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengembangkan pembelajaran.

Beberapa topik yang dapat dipelajari meliputi:
  • Karakteristik peserta didik.
  • Perencanaan pembelajaran SKI.
  • Penyusunan tujuan pembelajaran.
  • Pemilihan metode dan model pembelajaran.
  • Pengembangan bahan ajar SKI.
  • Penggunaan media pembelajaran.
  • Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
  • Asesmen pembelajaran.
  • Pengolahan dan pemanfaatan hasil asesmen.
  • Pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
  • Pembelajaran kontekstual.
  • Pengembangan kemampuan berpikir kritis dan analitis.
Guru juga perlu memahami bagaimana materi sejarah Islam tidak hanya disampaikan sebagai kumpulan fakta dan tanggal, tetapi dikaitkan dengan nilai, keteladanan, dan ibrah yang dapat diterapkan dalam kehidupan peserta didik.

2. Kompetensi Profesional Guru SKI


Kompetensi profesional berhubungan dengan penguasaan materi Sejarah Kebudayaan Islam secara luas dan mendalam.

Materi yang dapat dipersiapkan antara lain:
  • Sejarah dakwah Nabi Muhammad SAW.
  • Periode Makkah dan Madinah.
  • Piagam Madinah.
  • Khulafaur Rasyidin.
  • Perkembangan pemerintahan Islam.
  • Dinasti Umayyah.
  • Dinasti Abbasiyah.
  • Perkembangan ilmu pengetahuan pada masa kejayaan Islam.
  • Dinasti Ayyubiyah.
  • Dinasti Mamluk.
  • Perkembangan Islam di berbagai wilayah.
  • Perkembangan Islam di Nusantara.
  • Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.
  • Wali Songo dan penyebaran Islam di Nusantara.
  • Tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam.
  • Perkembangan kebudayaan dan peradaban Islam.
  • Nilai keteladanan dari berbagai peristiwa sejarah Islam.
Kurikulum madrasah menjelaskan bahwa SKI mengkaji perjalanan sejarah perkembangan Islam, tokoh-tokoh berpengaruh, peristiwa penting, serta nilai-nilai yang dapat diambil untuk kehidupan masa kini dan masa depan.

Download Soal dan Kisi-Kisi AKG Guru SKI Tahun 2026


Bagi guru yang sedang mencari download soal AKG Guru SKI Tahun 2026 dan kisi-kisi AKG SKI 2026, materi latihan dapat digunakan sebagai bahan persiapan sebelum mengikuti asesmen.

Kumpulan soal sebaiknya digunakan untuk latihan dan pemetaan kemampuan, bukan dianggap sebagai bocoran soal asesmen yang akan muncul. Materi resmi dan ketentuan pelaksanaan dapat berubah sehingga guru perlu mengecek pengumuman atau dokumen terbaru dari Kementerian Agama.

Pada dokumen jadwal AKGTK 2025 yang diterbitkan Kementerian Agama, SKI tercantum bersama Fikih dalam salah satu sesi asesmen, yang menunjukkan bahwa SKI memang termasuk mata pelajaran dalam pelaksanaan asesmen kompetensi guru madrasah.

Soal dan kisi-kisi AKG Guru SKI Tahun 2026 dapat menjadi bahan penting untuk membantu guru mempersiapkan diri menghadapi asesmen kompetensi. Persiapan sebaiknya dilakukan dengan memadukan penguasaan materi profesional SKI dan kemampuan pedagogik.

Bagi rekan-rekan yang membutuhkan soal AKGTK Guru mapel SKI Tahun 2026 silahkan anda dapat mengunduhnya pada tautan berikut:
  • Soal AKGTK Guru SKI Unduh
Unduh juga soal-soal AKGTK Guru Rumpun PAI Dan Bahasa Arab sesuai dengan Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2026 berikut ini
Guru dapat memulai dengan mempelajari materi sejarah perkembangan Islam, tokoh dan peradaban Islam, perkembangan Islam di Nusantara, serta kemampuan mengambil ibrah dari berbagai peristiwa sejarah. Di sisi lain, kompetensi pedagogik seperti perencanaan pembelajaran, metode pembelajaran, asesmen, dan pemanfaatan teknologi juga perlu diperkuat.

Semoga kumpulan soal AKG Guru SKI 2026 dan kisi-kisi SKI ini dapat membantu guru madrasah memperoleh gambaran materi yang perlu dipelajari dan meningkatkan kesiapan menghadapi asesmen.

Soal AKGTK Guru Mapel Fiqih Tahun 2026

Soal AKGTK Guru Mapel Fiqih Tahun 2026 merupakan soal Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) bagi Guru mata pelajaran Fiqih untuk  mempersiapkan diri dengan memahami kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, serta karakteristik pembelajaran Fiqih di madrasah.
Soal AKG Guru Fiqih


AKGTK pada dasarnya digunakan untuk memperoleh pemetaan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Dalam petunjuk teknis Kementerian Agama, hasil asesmen dapat menjadi bahan pengembangan keprofesian berkelanjutan sesuai kebutuhan kompetensi guru.

Bagi guru yang sedang mencari soal AKGTK Guru Fiqih Tahun 2026, latihan soal dapat digunakan sebagai sarana untuk mengenali pola pertanyaan dan mengukur kesiapan sebelum mengikuti asesmen.

Perlu diperhatikan bahwa contoh soal latihan bukan berarti merupakan soal resmi yang akan muncul dalam pelaksanaan AKGTK. Soal latihan sebaiknya digunakan untuk memperdalam pemahaman materi dan membiasakan diri mengerjakan pertanyaan berbasis kompetensi.

Materi latihan dapat mencakup pengetahuan profesional bidang Fiqih sekaligus kemampuan guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran.

AKGTK merupakan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah. Salah satu tujuan asesmen adalah memperoleh data kompetensi pedagogik dan profesional guru madrasah serta melakukan pemetaan kompetensi sebagai dasar penyusunan program pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Mata pelajaran Fiqih termasuk dalam instrumen AKGTK guru madrasah. Dokumen Kementerian Agama mengenai instrumen AKGTK mencantumkan Fikih sebagai salah satu mata pelajaran yang menjadi bagian dari asesmen guru madrasah.

Pada perkembangan tahun 2026, pelaksanaan AKGTK juga telah menggunakan dukungan teknologi digital. Misalnya, MAN 2 Sragen pada September 2026 melaksanakan sosialisasi penggunaan Safe Exam Browser (SEB) untuk persiapan AKGTK 2026.

Materi yang Perlu Dipelajari Guru Fiqih


Dalam mempersiapkan AKGTK Guru Fiqih Tahun 2026, guru dapat mempelajari beberapa kelompok materi berikut:

1. Kompetensi Profesional Fiqih


Guru perlu menguasai materi Fiqih sesuai jenjang dan mata pelajaran yang diampu. Materi latihan dapat meliputi:
  • Thaharah dan berbagai macam najis.
  • Wudhu, tayamum, dan mandi wajib.
  • Shalat wajib dan sunnah.
  • Puasa wajib dan sunnah.
  • Zakat.
  • Haji dan umrah.
  • Muamalah.
  • Makanan dan minuman halal serta haram.
  • Qurban dan aqiqah.
  • Pernikahan dalam Islam.
  • Ketentuan waris sesuai materi yang relevan dengan jenjang.
  • Prinsip-prinsip hukum Islam.
Guru juga perlu memahami penerapan hukum Fiqih dalam kehidupan sehari-hari sehingga pembelajaran tidak hanya berorientasi pada hafalan.

2. Kompetensi Pedagogik


Selain penguasaan materi Fiqih, latihan AKGTK juga perlu diarahkan pada kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Beberapa hal yang perlu dipahami antara lain:
  • Karakteristik peserta didik.
  • Penyusunan tujuan pembelajaran.
  • Pemilihan metode pembelajaran.
  • Penggunaan media pembelajaran.
  • Penyusunan asesmen.
  • Pengembangan soal berbasis kemampuan berpikir.
  • Evaluasi hasil belajar.
  • Pemberian remedial dan pengayaan.
  • Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Dengan demikian, guru tidak hanya memahami apa yang diajarkan, tetapi juga memahami bagaimana cara mengajarkannya kepada peserta didik.

Download Soal AKG Guru Fiqih Tahun 2026


Persiapan AKGTK bukan hanya bertujuan untuk menghadapi asesmen. Hasil asesmen kompetensi dapat digunakan sebagai bahan pemetaan dan pengembangan kompetensi guru. Kementerian Agama menjelaskan bahwa hasil asesmen dapat menjadi dasar program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Bagi rkan-rekan yang membutuhkan soal AKGTK Guru Mapel Fiqih silahkan anda dapat mengunduhnya melalui tautan berikut ini
  • Soal AKG Guru Fiqih Unduh
Unduh juga soal-soal AKGTK Guru Rumpun PAI Dan Bahasa Arab sesuai dengan Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2026 berikut ini
Karena itu, guru Fiqih dapat menjadikan latihan AKGTK sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap kemampuan profesional dan pedagogik yang dimiliki.

Demikian informasi mengenai Soal AKGTK Guru Mapel Fiqih Tahun 2026 beserta contoh soal dan materi yang dapat dipelajari. Guru Fiqih dapat menggunakan latihan soal sebagai salah satu sarana untuk mempersiapkan diri menghadapi asesmen sekaligus memperkuat kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran di madrasah.

Perlu diingat, contoh soal di atas merupakan soal latihan, bukan soal resmi AKGTK 2026. Guru tetap perlu mengikuti informasi dan petunjuk resmi dari Kementerian Agama terkait jadwal, mekanisme, dan ketentuan pelaksanaan AKGTK.

Soal Dan Kisi-kisi AKGTK Guru Mapel Akidah Akhlak Tahun 2026

Soal AKGTK Guru Mapel Akidah Akhlak Tahun 2026 merupakan referensi contoh soal yang dapat digunakan oleh guru mapel Akidah Akhlak untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Asesmen Kompetensi Guru di tahun 2026 nanti.

Soal AKGTK Guru Mapel Akidah Akhlak

Bagi guru mata pelajaran Akidah Akhlak, mempersiapkan diri dengan latihan soal dapat membantu memahami materi yang akan diasesmen sekaligus mengukur kesiapan kompetensi sebelum mengikuti pelaksanaan AKGTK.

Berdasarkan informasi pelaksanaan AKGTK Madrasah Tahun 2026, mata pelajaran Akidah Akhlak termasuk dalam rumpun PAI yang diujikan. Pelaksanaan AKGTK Madrasah 2026 dijadwalkan pada 5–9 Oktober 2026, sedangkan Akidah Akhlak masuk dalam jadwal Selasa, 6 Oktober 2026.

AKGTK merupakan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan yang digunakan untuk memetakan kompetensi guru dan tenaga kependidikan madrasah.

Pelaksanaan AKGTK Madrasah Tahun 2026 juga menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Informasi yang tersedia menyebutkan bahwa peserta perlu memastikan data dan akun pada EMISGTK serta mempersiapkan perangkat untuk asesmen berbasis komputer.

Untuk guru, mata pelajaran yang diikuti disesuaikan dengan mata pelajaran yang tercantum pada data EMISGTK.

Kisi-Kisi Materi AKGTK Akidah Akhlak 2026


Persiapan soal AKGTK Guru Akidah Akhlak 2026 sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan menghafal jawaban, tetapi juga memahami konsep dan penerapannya dalam pembelajaran.

Beberapa materi yang dapat dipelajari antara lain:

  • Akidah Islam

Materi akidah berkaitan dengan dasar-dasar keimanan dalam Islam, termasuk rukun iman, sifat-sifat Allah Swt., serta hal-hal yang dapat memperkuat keimanan.

Guru dapat mempelajari kembali konsep keimanan dan bagaimana materi tersebut diterapkan dalam kehidupan peserta didik.

  • Rukun Iman

Rukun iman merupakan salah satu materi dasar dalam Akidah Akhlak. Materi yang perlu dipahami antara lain:
  1. Iman kepada Allah Swt.
  2. Iman kepada malaikat.
  3. Iman kepada kitab-kitab Allah.
  4. Iman kepada rasul.
  5. Iman kepada hari akhir.
  6. Iman kepada qada dan qadar.

  • Akhlak Terpuji

Guru juga dapat memperdalam materi mengenai akhlak terpuji seperti Ikhlas, Sabar, Syukur, Tawakal, Jujur, Amanah, Husnuzan, Kasih sayang, Cinta kepada Rasulullah, Tolong-menolong

Materi akhlak tidak hanya berkaitan dengan pengertian, tetapi juga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

  • Akhlak Tercela

Materi berikutnya adalah berbagai perilaku yang harus dihindari, seperti Riya, Takabur, Hasad, Dendam, Ghibah, Fitnah, Suuzan

Guru perlu memahami karakteristik setiap perilaku sekaligus cara memberikan pembelajaran yang tepat kepada peserta didik.

  • Asmaul Husna

Pemahaman terhadap Asmaul Husna juga dapat menjadi bagian dari persiapan materi Akidah Akhlak. Guru dapat mempelajari makna Asmaul Husna serta bagaimana nilai-nilainya diterapkan dalam pembentukan karakter peserta didik.

  • Adab dalam Kehidupan

Materi Akidah Akhlak juga berkaitan dengan pembentukan perilaku dan karakter.
Contohnya adalah adab kepada Allah Swt. ,Rasulullah saw. Orang tua, Guru, Teman, Masyarakat, Lingkungan

  • Kompetensi Pedagogik Guru

Persiapan AKGTK sebaiknya tidak berhenti pada penguasaan materi Akidah Akhlak. Guru juga perlu mempersiapkan kompetensi dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran. Contohnya meliputi Perencanaan pembelajaran, Pemilihan metode pembelajaran, Penggunaan media pembelajaran, Pengelolaan kelas, Asesmen pembelajaran, Analisis hasil belajar, Tindak lanjut pembelajaran, Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

Download Soal AKG Guru Mapel Akidah Akhlak Tahun 2026


Soal AKGTK Guru Mapel Akidah Akhlak Tahun 2026 dapat menjadi salah satu bahan penting untuk membantu guru mempersiapkan diri menghadapi AKGTK Madrasah 2026.

Bagi rekan-rekan yang membutuhkan refernsi soal AKG Guru Mapel Akidah Akhlak silahan anda dapat mengunduhnya melalui tautan yang sudah disediakan berikut ini:
  • Soal AKG Guru Akidah Akhlak Part 1 Unduh
  • Soal AKG Guru Akidah Akhlak Part 2 Unduh
  • Soal AKG Guru Akidah Akhlak Part 3 Unduh
Unduh juga soal-soal AKGTK Guru Rumpun PAI Dan Bahasa Arab sesuai dengan Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2026 berikut ini
Persiapan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh dengan mempelajari materi Akidah Akhlak, memperbanyak latihan soal, memahami soal berbasis kasus, serta memperkuat kompetensi pedagogik.

Dengan persiapan yang terarah, guru dapat menggunakan waktu sebelum pelaksanaan asesmen untuk mengevaluasi dan memperkuat kompetensi yang masih perlu dipelajari.

Demikian yang dapat mimin bagikan terkait soal AKG guru mapel Akidah Akhlak ahun 2026 ini semoga bermanfaat

Soal Dan Kisi-kisi AKGTK Guru Mapel Al-Qur'an Hadis Tahun 2026

Soal AKGTK Guru Al-Qur'an Hadis Tahun 2026 menjadi salah satu bahan yang banyak dicari guru madrasah sebagai persiapan menghadapi Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah. Latihan soal dapat membantu guru mengukur kesiapan kompetensi sekaligus membiasakan diri menghadapi berbagai bentuk pertanyaan yang berkaitan dengan kompetensi profesional dan pedagogik.

Soal AKGTK Guru Al-Qur'an Hadis

AKGTK Madrasah merupakan bagian dari upaya pemetaan kompetensi guru dan tenaga kependidikan yang dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan. Instrumen AKGTK juga mencakup mata pelajaran Al-Qur'an Hadis pada jenjang madrasah.

Jadwal AKGTK Guru Al-Qur'an Hadis Tahun 2026


Berdasarkan informasi pelaksanaan AKGTK Madrasah Tahun 2026 yang tersedia pada September 2026, asesmen dijadwalkan berlangsung pada 5 sampai 9 Oktober 2026. Khusus guru mata pelajaran Al-Qur'an Hadis, jadwal yang tercantum adalah hari Selasa tanggal 6 Oktober tahun 2026 Sesi 3 pada pukul 13.00–15.30 WIB guru mapel Al-Qur'an Hadis dan Bahasa Arab

Mempersiapkan diri melalui latihan soal AKGTK Al-Qur'an Hadis 2026 dapat menjadi salah satu cara untuk melakukan evaluasi kemampuan sebelum mengikuti asesmen.

Materi latihan dapat diarahkan pada beberapa kemampuan penting, antara lain:
  • Pemahaman Al-Qur'an dan Hadis.
  • Ulumul Qur'an dan Ulumul Hadis.
  • Ilmu tajwid dan penerapannya.
  • Pemahaman kandungan ayat dan hadis.
  • Metodologi pembelajaran Al-Qur'an Hadis.
  • Perencanaan pembelajaran.
  • Asesmen dan evaluasi pembelajaran.
  • Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
  • Pengembangan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
  • Pengembangan profesionalisme guru.
Dalam praktik pembelajaran, penguatan kompetensi membaca Al-Qur'an, makharijul huruf, dan tajwid juga menjadi perhatian dalam pengembangan kompetensi guru madrasah.

Kisi-Kisi Materi Soal AKGTK Guru Al-Qur'an Hadis 2026


Sebagai bahan belajar, guru dapat memetakan materi latihan ke dalam beberapa kelompok.

  • Al-Qur'an

Materi yang dapat dipelajari meliputi pengertian Al-Qur'an, fungsi Al-Qur'an, kandungan ayat, tema-tema pokok Al-Qur'an, serta penerapan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

  • Ilmu Tajwid

Guru dapat kembali mempelajari hukum bacaan seperti nun sukun dan tanwin, mim sukun, mad, qalqalah, hukum lam, serta berbagai kaidah bacaan lainnya.

  • Ulumul Qur'an

Materi yang dapat menjadi bahan latihan antara lain makkiyah dan madaniyah, asbabun nuzul, munasabah ayat, serta pemahaman dasar mengenai proses dan sejarah turunnya Al-Qur'an.

  • Hadis

Materi hadis dapat mencakup pengertian hadis, sunnah, khabar, atsar, kedudukan hadis terhadap Al-Qur'an, serta pemahaman kandungan hadis.

  • Ulumul Hadis

Guru dapat memperdalam pengetahuan mengenai hadis shahih, hasan, dhaif, sanad, matan, rawi, serta istilah-istilah dasar dalam ilmu hadis.

  • Kompetensi Pedagogik

Selain kompetensi keilmuan, persiapan juga dapat mencakup kemampuan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran, menentukan metode, menggunakan media pembelajaran, melaksanakan asesmen, dan melakukan tindak lanjut hasil belajar.

  • Pembelajaran Al-Qur'an Hadis

Latihan sebaiknya tidak hanya berfokus pada hafalan materi. Guru juga dapat berlatih menyelesaikan kasus pembelajaran, menentukan strategi yang tepat, serta menghubungkan materi Al-Qur'an Hadis dengan kondisi peserta didik.

Contoh Soal AKGTK Guru Al-Qur'an Hadis Tahun 2026

Berikut beberapa contoh soal latihan yang dapat digunakan sebagai bahan belajar:
1. Salah satu fungsi Al-Qur'an bagi manusia adalah sebagai ...
A. sumber hiburan
B. petunjuk kehidupan
C. buku sejarah semata
D. kumpulan cerita
Jawaban: B

2. Hukum bacaan nun sukun atau tanwin apabila bertemu dengan salah satu huruf halqi disebut ...
A. ikhfa
B. idgham
C. izhar
D. iqlab
Jawaban: C

3. Sanad dalam ilmu hadis berkaitan dengan ...
A. isi hadis
B. rangkaian periwayat hadis
C. tempat hadis ditulis
D. tema hadis
Jawaban: B

4. Salah satu fungsi hadis terhadap Al-Qur'an adalah ...
A. menggantikan seluruh isi Al-Qur'an
B. menjelaskan kandungan Al-Qur'an
C. menghapus semua ayat Al-Qur'an
D. membatasi pembelajaran Al-Qur'an
Jawaban: B

5. Dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadis, guru menemukan peserta didik mengalami kesulitan membaca ayat dengan benar. Tindakan yang tepat adalah ...
A. memberikan hukuman
B. mengabaikan kesulitan peserta didik
C. memberikan bimbingan dan latihan yang sesuai
D. langsung memberikan nilai rendah
Jawaban: C

Contoh tersebut merupakan soal latihan, bukan soal resmi AKGTK 2026. Materi dan bentuk pertanyaan pada asesmen sebenarnya dapat berbeda.

Download Soal AKGTK Guru Al-Qur'an Hadis Tahun 2026


Bagi guru yang sedang mencari referensi soal AKGTK Guru mapel Al-Qur'an Hadis Tahun 2026, silahkan anda dapat mengunduh beberapa referensi soal AKG Guru Mapel Qurdis pada tautan yang sudah disediakan di bawah ini
  • Soal AKG Mapel Qurdis Part 1 Unduh
  • Soal AKG Mapel Qurdis Part 2 Unduh
  • Soal AKG Mapel Qurdis Part 3 Unduh
Unduh juga soal-soal AKGTK Guru Rumpun PAI Dan Bahasa Arab sesuai dengan Kurikulum Berbasis Cinta Tahun 2026 berikut ini
Materi latihan sebaiknya digunakan sebagai sarana belajar dan pemetaan kemampuan pribadi, bukan dianggap sebagai bocoran soal resmi. Guru juga disarankan mencermati informasi dari Kementerian Agama terkait ketentuan, jadwal, dan teknis pelaksanaan AKGTK.

Soal AKGTK Guru Al-Qur'an Hadis Tahun 2026 dapat menjadi bahan persiapan penting bagi guru madrasah yang akan mengikuti asesmen. Persiapan tidak cukup hanya dengan menghafal materi, tetapi juga perlu mencakup pemahaman Al-Qur'an, Hadis, tajwid, ulumul Qur'an, ulumul Hadis, serta kompetensi pedagogik.

Dengan latihan yang terarah, guru dapat mengetahui materi yang sudah dikuasai dan bagian yang masih perlu diperdalam. Untuk pelaksanaan AKGTK Madrasah 2026, informasi yang tersedia saat ini mencantumkan Al-Qur'an Hadis pada Selasa, 6 Oktober 2026 sesi 3.

Soal STS Pendidikan Pancasila Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027

Soal STS Pendidikan Pancasila Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 menjadi salah satu bahan yang banyak dicari guru dan orang tua untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi Sumatif Tengah Semester.

Soal STS Pendidikan Pancasila Kelas 1

Peserta didik kelas 1 SD/MI masih berada pada tahap awal mengenal lingkungan sekolah, keluarga, teman, aturan, serta nilai-nilai kehidupan bersama. Oleh karena itu, soal Pendidikan Pancasila untuk kelas 1 sebaiknya menggunakan bahasa yang sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Artikel ini berisi contoh Soal STS Pendidikan Pancasila Kelas 1 Semester 1 Tahun Pelajaran 2026/2027 lengkap dengan kunci jawaban dan kisi-kisi. Soal dapat digunakan sebagai bahan latihan peserta didik maupun referensi guru dalam menyusun asesmen.

Materi dalam artikel ini dibuat dengan redaksi sendiri dan dapat dikembangkan kembali sesuai dengan Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan materi yang telah diajarkan di sekolah.

Download Soal STS Pendidikan Pancasila Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027


Bagi Bapak/Ibu Guru yang sedang mencari Soal STS Pendidikan Pancasila Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027, kumpulan soal di atas dapat dijadikan bahan latihan maupun referensi untuk menyusun instrumen asesmen silahkan anda dapat mengunduhnya Disini

Soal dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk sesuai kebutuhan, seperti pilihan ganda, isian, menjodohkan, benar-salah, maupun uraian sederhana.

Untuk peserta didik kelas 1, guru sebaiknya memperhatikan panjang kalimat, penggunaan kosakata, serta kemampuan membaca siswa. Soal yang terlalu panjang belum tentu lebih baik apabila justru mengukur kemampuan membaca yang belum menjadi tujuan utama asesmen.

Setiap sekolah dapat memiliki urutan pembelajaran yang berbeda. Karena itu, Soal STS Pendidikan Pancasila Kelas 1 Semester 1 sebaiknya diperiksa kembali sebelum digunakan.

Soal STS Pendidikan Pancasila Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 dapat membantu guru dan orang tua mempersiapkan peserta didik menghadapi asesmen sekaligus memperkuat pemahaman anak tentang kehidupan sehari-hari.

Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan hafalan Pancasila, tetapi juga identitas diri, aturan, disiplin, menghargai perbedaan, kerja sama, gotong royong, dan penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan di rumah maupun sekolah.

Dengan latihan yang sederhana, kontekstual, dan dilakukan secara bertahap, peserta didik kelas 1 diharapkan dapat memahami Pendidikan Pancasila dengan cara yang menyenangkan.

Semoga kumpulan Soal STS Pendidikan Pancasila Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 lengkap dengan kunci jawaban dan kisi-kisi ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dalam menyiapkan bahan latihan dan asesmen.

Download Soal STS Matematika Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027

Soal STS Matematika Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 menjadi salah satu bahan latihan yang banyak dibutuhkan guru, orang tua, dan peserta didik menjelang pelaksanaan Sumatif Tengah Semester (STS).

Soal STS Matematika Kelas 1

Memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027, peserta didik kelas 1 SD/MI mulai mengenal konsep-konsep dasar matematika melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Karena itu, latihan soal Matematika kelas 1 sebaiknya menggunakan bahasa sederhana, angka yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, serta contoh konkret yang mudah dipahami.

Artikel ini menyediakan contoh Soal STS Matematika Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 lengkap dengan kunci jawaban dan kisi-kisi. Soal dapat digunakan sebagai bahan latihan di rumah maupun referensi guru dalam menyusun asesmen.

Materi tetap perlu disesuaikan dengan Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan pembelajaran yang sudah dilaksanakan di sekolah.

Soal STS Matematika kelas 1 tidak harus dibuat sulit. Yang paling penting adalah soal mampu mengukur kompetensi yang sudah dipelajari peserta didik.

Untuk kelas 1, guru dapat menggunakan kombinasi soal sederhana, gambar, benda konkret, angka, dan soal cerita pendek.

Materi juga sebaiknya tidak dipaksakan mencakup seluruh CP Fase A sekaligus. CP merupakan target kompetensi pada akhir fase, sedangkan guru perlu menerjemahkannya menjadi tujuan pembelajaran dan asesmen yang lebih operasional. Panduan resmi Matematika menjelaskan bahwa CP masih bersifat umum sehingga pendidik perlu menyusun tujuan pembelajaran, alurnya, serta perencanaan pembelajaran dan asesmen.

Download Soal STS Matematika Kelas 1 Tahun 2026/2027


Bagi Bapak/Ibu Guru yang sedang mencari Soal STS Matematika Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027, kumpulan soal di atas dapat digunakan sebagai bahan latihan atau referensi dalam membuat naskah asesmen.

Soal dapat dikembangkan menjadi beberapa bentuk, seperti pilihan ganda, isian singkat, menjodohkan, soal dengan gambar, maupun uraian sederhana.

Bagi rekan-rekan yang membutuhkan soal STS Matematika Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 silahkan anda dapat mengunduhnya pada tautan yang sudah disediakan Disini

Guru juga dapat menyesuaikan angka dan tingkat kesulitan berdasarkan kemampuan peserta didik di kelas.

Materi STS setiap sekolah dapat berbeda karena bergantung pada tujuan pembelajaran dan materi yang telah disampaikan sampai pertengahan semester. Oleh karena itu, lakukan penyesuaian sebelum soal digunakan sebagai asesmen resmi.

Soal STS Matematika Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 dapat digunakan sebagai bahan latihan untuk membantu peserta didik memahami konsep matematika dasar sebelum mengikuti asesmen.

Materi latihan mencakup bilangan, membandingkan dan mengurutkan angka, penjumlahan, pengurangan, pola, bangun datar, posisi benda, pengukuran, serta soal cerita sederhana.

Pembelajaran matematika kelas 1 sebaiknya dilakukan secara menyenangkan dan menggunakan contoh konkret agar peserta didik tidak hanya menghafal angka, tetapi memahami konsep yang dipelajari.

Semoga kumpulan Soal STS Matematika Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 lengkap dengan kunci jawaban dan kisi-kisi ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dalam mempersiapkan bahan latihan maupun perangkat asesmen.

Jangan lupa menyesuaikan kembali soal dengan materi dan tujuan pembelajaran yang telah dilaksanakan di sekolah.

Soal STS Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027

Soal STS Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 menjadi salah satu bahan yang banyak dibutuhkan guru dan orang tua untuk membantu peserta didik mempersiapkan diri menghadapi Sumatif Tengah Semester.

Soal STS Bahasa Inggris Kelas 1

Bahasa Inggris untuk siswa kelas 1 SD/MI sebaiknya diberikan melalui materi yang sederhana, dekat dengan kehidupan sehari-hari, dan sesuai dengan perkembangan kemampuan peserta didik. Karena itu, latihan soal dapat menggunakan kosakata dasar seperti greetings, introducing yourself, numbers, colors, family, classroom objects, dan simple expressions.

Artikel ini berisi contoh Soal STS Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 1 Tahun Pelajaran 2026/2027 lengkap dengan kunci jawaban yang dapat digunakan sebagai bahan latihan maupun referensi guru dalam menyusun soal asesmen.

Soal di dalam artikel ini merupakan soal latihan/orisinal yang dapat dikembangkan kembali. Guru tetap perlu menyesuaikannya dengan Tujuan Pembelajaran dan materi yang telah diajarkan di sekolah.

Soal STS Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 1


Bahasa Inggris kelas 1 merupakan tahap awal peserta didik mengenal kosakata dan ungkapan sederhana dalam bahasa Inggris.

Untuk semester 1, latihan dapat diarahkan pada kemampuan mengenali dan menggunakan ungkapan sehari-hari seperti salam, perkenalan diri, menanyakan nama, menyebutkan angka, mengenal warna, serta mengenal benda-benda yang ada di lingkungan sekitar.

Dalam penyusunan Soal STS Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 1, guru sebaiknya menggunakan instruksi pendek dan kosakata yang sudah familiar bagi peserta didik.

Download Soal STS Bahasa Inggris Kelas 1 Tahun 2026/2027


Bagi Bapak/Ibu Guru yang sedang mencari Soal STS Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027, contoh soal di atas dapat digunakan sebagai bahan latihan atau dikembangkan menjadi naskah asesmen.

Guru dapat mengubah jumlah soal, bentuk pertanyaan, tingkat kesulitan, dan materi sesuai dengan pembelajaran yang sudah dilaksanakan.

Jika sekolah menggunakan buku atau modul tertentu, kosakata dan topik soal juga dapat diselaraskan dengan sumber belajar tersebut.

Soal latihan yang tersedia di internet tidak selalu sama dengan materi yang diajarkan di sekolah. Oleh sebab itu, lakukan penyesuaian sebelum soal digunakan sebagai asesmen resmi.

Soal STS Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 dapat menjadi salah satu bahan latihan untuk membantu peserta didik mempersiapkan diri menghadapi asesmen tengah semester.

Materi Bahasa Inggris kelas 1 sebaiknya diberikan secara sederhana dan kontekstual. Topik seperti greetings, introduction, numbers, colors, family, dan classroom objects dapat menjadi bahan latihan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Bagi yang membutuhkan soal STS Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 silahkan anda dapat mengunduhnya Disini

Dengan latihan yang dilakukan secara rutin, siswa diharapkan semakin percaya diri mengenali dan menggunakan kosakata Bahasa Inggris sederhana.

Semoga kumpulan Soal STS Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 lengkap dengan kunci jawaban dan kisi-kisi ini bermanfaat bagi Bapak/Ibu Guru, orang tua, dan peserta didik.

Jangan lupa menyesuaikan kembali soal dengan materi yang telah diajarkan di sekolah sebelum digunakan sebagai naskah asesmen.

Soal Dan Jawaban STS Bahasa Indonesia Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027

Soal STS Bahasa Indonesia Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 + Kunci Jawaban - Soal STS Bahasa Indonesia Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 menjadi salah satu bahan yang banyak dicari guru dan orang tua sebagai persiapan menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS). Latihan soal dapat membantu peserta didik kelas 1 SD/MI mengenali bentuk pertanyaan sekaligus mengukur pemahaman terhadap materi Bahasa Indonesia yang telah dipelajari.

Soal STS Bahasa Indonesia Kelas 1

Pada artikel ini tersedia contoh soal STS Bahasa Indonesia kelas 1 semester 1 yang disusun dengan bahasa sederhana dan sesuai karakteristik peserta didik Fase A. Materi dapat digunakan sebagai referensi guru dalam membuat asesmen maupun sebagai bahan latihan siswa di rumah.

STS atau Sumatif Tengah Semester merupakan salah satu bentuk asesmen untuk melihat perkembangan pemahaman peserta didik setelah mengikuti pembelajaran selama periode tertentu.

Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1, soal sebaiknya tidak hanya menguji kemampuan menghafal. Peserta didik juga perlu diberikan pertanyaan yang berkaitan dengan kemampuan menyimak, mengenal huruf dan kata, membaca sederhana, memahami informasi, berbicara, serta menulis.

Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A memang menempatkan kemampuan berbahasa sebagai dasar komunikasi dan penalaran peserta didik.

Download Soal STS Bahasa Indonesia Kelas 1 Tahun 2026/2027


Bagi Bapak/Ibu Guru yang sedang mencari Soal STS Bahasa Indonesia Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027, contoh soal di atas dapat dikembangkan menjadi naskah asesmen yang lebih lengkap.

Guru juga dapat menyesuaikan jumlah soal, tingkat kesulitan, bentuk asesmen, serta materi berdasarkan pembelajaran yang sudah dilaksanakan di sekolah.

Perlu diperhatikan bahwa susunan materi STS dapat berbeda antara satu sekolah dengan sekolah lainnya karena asesmen sebaiknya disesuaikan dengan Tujuan Pembelajaran dan materi yang telah diajarkan.

Soal STS Bahasa Indonesia Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 dapat menjadi salah satu bahan evaluasi untuk mengetahui perkembangan kemampuan literasi awal peserta didik. Soal yang diberikan hendaknya disesuaikan dengan kemampuan anak kelas 1 dan materi pembelajaran yang telah dipelajari.

Bagi rekan-rekan yang membutuhkan Soal STS Bahasa Indonesia Kelas 1 Semester 1 Tahun 2026/2027 silahkan anda dapat mengunduhnya Disini

Dengan latihan yang teratur, peserta didik dapat semakin terbiasa mengenal huruf, membaca suku kata, memahami kata dan kalimat sederhana, menjawab pertanyaan, serta menuangkan jawaban dalam bentuk tulisan.

Semoga kumpulan soal STS Bahasa Indonesia kelas 1 semester 1 Kurikulum Merdeka ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dalam mempersiapkan asesmen Tahun Pelajaran 2026/2027 serta menjadi bahan latihan yang bermanfaat bagi peserta didik.

Unduh CP PAI Dan BP Fase A, B dan C Sesuai BKPDM No 20 Tahun 2026

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Kelas 1-6 Tahun 2026 menjadi salah satu informasi penting yang perlu dipahami oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, khususnya dalam mempersiapkan pembelajaran pada tahun ajaran 2026/2027.

Perubahan Capaian Pembelajaran (CP) PAI dan Budi Pekerti tahun 2026 ditetapkan melalui Keputusan Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Nomor 20 Tahun 2026, yang merupakan perubahan atas ketentuan Capaian Pembelajaran sebelumnya. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penyempurnaan pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti agar lebih menekankan pembentukan sikap, pengetahuan, keterampilan, pengamalan ajaran agama, serta penguatan karakter peserta didik.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP

Bagi guru PAI SD/MI, memahami CP PAI dan BP Kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 sangat penting karena Capaian Pembelajaran menjadi dasar dalam menyusun tujuan pembelajaran, perencanaan pembelajaran, asesmen, dan perangkat ajar lainnya.

Catatan: Secara struktur kurikulum, CP PAI dan Budi Pekerti jenjang SD/MI disusun berdasarkan fase, bukan CP yang berdiri sendiri untuk setiap kelas. Kelas 1-2 berada pada Fase A, kelas 3-4 pada Fase B, dan kelas 5-6 pada Fase C.

Capaian Pembelajaran atau CP adalah kompetensi yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik pada akhir suatu fase pembelajaran.

Dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, CP tidak hanya berkaitan dengan kemampuan peserta didik dalam memahami materi keislaman. Pembelajaran juga diarahkan agar peserta didik mampu menghayati, mengamalkan, dan membiasakan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, pembelajaran PAI dan BP diharapkan tidak berhenti pada aspek pengetahuan atau kemampuan menjawab soal, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku peserta didik.

Penyempurnaan CP tahun 2026 juga diarahkan untuk memperkuat karakter peserta didik. Pemerintah menjelaskan bahwa penyempurnaan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dilakukan melalui penyesuaian materi, penyempurnaan rumusan kompetensi, serta penguatan pendidikan karakter.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Kelas 1-6 Tahun 2026


Secara umum, pembagian Capaian Pembelajaran PAI dan BP SD/MI kelas 1 sampai kelas 6 terbagi menjadi tiga fase, yaitu Fase A, Fase B, dan Fase C.

Guru perlu memahami bahwa target kompetensi CP dicapai secara bertahap dalam satu fase. Oleh karena itu, guru kelas 1 tidak harus menuntaskan seluruh capaian Fase A dalam satu tahun, demikian pula guru kelas 3 tidak harus menyelesaikan seluruh target Fase B hanya dalam satu tahun pembelajaran.

Pembagian kompetensi ke dalam tujuan pembelajaran dan alur pembelajaran menjadi bagian penting dari tugas guru agar capaian pada akhir fase dapat tercapai secara optimal.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Fase A: Kelas 1 dan 2


Fase A diperuntukkan bagi peserta didik kelas 1 dan 2 SD/MI. Pada tahap ini, pembelajaran PAI dan Budi Pekerti diarahkan untuk membangun fondasi keagamaan peserta didik sejak dini.

Peserta didik mulai dikenalkan dengan dasar-dasar ajaran Islam melalui pembelajaran Al-Qur'an dan Hadis, akidah, akhlak, fikih, serta sejarah peradaban Islam yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan mereka.

Pembelajaran pada Fase A perlu dikembangkan melalui kegiatan yang konkret, sederhana, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.

Fokus pembelajaran PAI Fase A


Secara umum, pembelajaran PAI dan BP pada Fase A dapat diarahkan pada:
  • Mengenal dan mencintai Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
  • Mengenal huruf hijaiyah dan dasar-dasar membaca Al-Qur'an sesuai tingkat perkembangan peserta didik.
  • Mengenal pesan-pesan dasar dalam Al-Qur'an dan hadis.
  • Mengenal dasar-dasar keimanan kepada Allah Swt.
  • Mengenal dan membiasakan perilaku terpuji.
  • Mengenal tata cara bersuci dan ibadah dasar.
  • Mengenal ketentuan dasar salat.
  • Membiasakan doa dan zikir dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mengenal kisah-kisah keteladanan Nabi dan Rasul.
  • Membiasakan sikap santun, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan menyayangi sesama.
Pada fase ini, guru sebaiknya tidak hanya menggunakan metode ceramah. Pembelajaran dapat dilakukan melalui praktik ibadah, permainan edukatif, cerita keteladanan, demonstrasi, bernyanyi, pembiasaan, dan kegiatan sederhana yang memungkinkan peserta didik mempraktikkan nilai agama secara langsung.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Fase B: Kelas 3 dan 4


Fase B mencakup kelas 3 dan 4 SD/MI. Pada fase ini, peserta didik mulai mengembangkan kemampuan memahami ajaran Islam secara lebih mendalam dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Jika pada Fase A peserta didik banyak mendapatkan pengenalan dan pembiasaan, maka pada Fase B pembelajaran dapat diarahkan pada penguatan pemahaman dan praktik.

Fokus pembelajaran PAI Fase B


Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti pada Fase B secara umum dapat mencakup:
  • Peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an.
  • Memahami pesan dan kandungan ayat atau hadis yang dipelajari.
  • Mengenal dan memahami Asmaulhusna.
  • Memperkuat pemahaman tentang iman kepada Allah Swt. dan rukun iman.
  • Membiasakan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
  • Memahami dan mempraktikkan ibadah dengan lebih baik.
  • Memahami ketentuan salat dan ibadah lainnya sesuai materi pembelajaran.
  • Mengenal nilai-nilai tanggung jawab dan kerja sama.
  • Meneladani kisah Nabi, Rasul, dan tokoh-tokoh dalam sejarah Islam.
  • Mengembangkan sikap peduli terhadap keluarga, teman, lingkungan, dan masyarakat.
Guru PAI dapat mengembangkan pembelajaran berbasis aktivitas agar peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Contohnya, ketika mempelajari materi tentang kejujuran, peserta didik dapat diberikan proyek sederhana berupa jurnal pembiasaan perilaku jujur. Pada materi salat, peserta didik dapat melakukan praktik dan refleksi. Sementara pada materi sejarah Islam, peserta didik dapat membuat cerita bergambar atau presentasi sederhana mengenai keteladanan tokoh yang dipelajari.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Fase C: Kelas 5 dan 6


Fase C merupakan fase akhir pada jenjang pendidikan dasar dan mencakup kelas 5 dan 6 SD/MI. Pada fase ini, peserta didik diharapkan semakin mampu menghubungkan pengetahuan agama dengan pengamalan dalam kehidupan nyata. Pembelajaran tidak hanya menekankan kemampuan mengetahui dan memahami, tetapi juga mendorong peserta didik untuk mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam secara lebih mandiri.

Fokus pembelajaran PAI Fase C


Secara umum, pembelajaran PAI dan Budi Pekerti pada Fase C dapat diarahkan pada:
  1. Meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an.
  2. Memahami pesan dan nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an dan hadis.
  3. Memahami dasar-dasar tajwid sesuai materi pembelajaran.
  4. Memperkuat pemahaman akidah dan keimanan.
  5. Menunjukkan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Memahami dan mempraktikkan ibadah secara lebih mandiri.
  7. Memahami nilai toleransi dan hidup berdampingan secara harmonis.
  8. Menumbuhkan kepedulian sosial dan tanggung jawab.
  9. Mempelajari sejarah perkembangan Islam dan mengambil nilai keteladanan.
  10. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam memahami persoalan kehidupan berdasarkan nilai-nilai Islam.
Pada akhir Fase C, pembelajaran PAI dan BP diharapkan mampu membantu peserta didik memiliki bekal pengetahuan agama sekaligus karakter yang tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Perubahan Penting CP PAI dan BP Tahun 2026


Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan guru adalah bahwa perubahan melalui Keputusan Kepala BKPDM Nomor 20 Tahun 2026 tidak mengubah seluruh Capaian Pembelajaran pada semua mata pelajaran.

Pemerintah menegaskan bahwa perubahan tersebut secara khusus berlaku pada mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, termasuk Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Mata pelajaran lainnya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku sebelumnya.

Penyempurnaan CP PAI dan Budi Pekerti tahun 2026 diarahkan agar pembelajaran agama semakin relevan dengan perkembangan peserta didik dan kehidupan sehari-hari.

Selain penguatan karakter, penyempurnaan juga mengintegrasikan delapan dimensi Profil Lulusan, yaitu ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, kreativitas, berpikir kritis, kemandirian, kolaborasi, komunikasi, dan kesehatan.

Khusus Pendidikan Agama Islam, pemerintah juga menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran menggunakan taksonomi Structure of the Observed Learning Outcome (SOLO). Pendekatan tersebut diharapkan membantu merumuskan kompetensi yang lebih konkret, terukur, dan dapat diamati dalam proses pembelajaran.

Apa yang Harus Dilakukan Guru PAI Setelah CP 2026 Ditetapkan?

Dengan adanya perubahan CP PAI dan Budi Pekerti tahun 2026, guru perlu melakukan penyesuaian terhadap perencanaan pembelajaran. Beberapa langkah yang dapat dilakukan guru antara lain:
  • Mempelajari dokumen CP terbaru
Guru perlu membaca dokumen resmi Keputusan Kepala BKPDM Nomor 20 Tahun 2026 secara utuh, khususnya bagian yang berkaitan dengan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
  • Memetakan CP berdasarkan fase
Guru perlu memahami target CP pada Fase A, Fase B, atau Fase C sesuai kelas yang diampu.
  • Menyusun Tujuan Pembelajaran
Capaian Pembelajaran perlu diterjemahkan menjadi tujuan pembelajaran yang lebih operasional dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
  • Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran kemudian dapat disusun secara sistematis agar proses pembelajaran berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan.
  • Menyesuaikan modul ajar atau perangkat pembelajaran
Modul ajar dan perangkat pembelajaran perlu diselaraskan dengan CP terbaru, termasuk materi, aktivitas pembelajaran, metode, dan asesmen.
  • Memperkuat pembelajaran berbasis pengamalan
Pembelajaran PAI sebaiknya memberikan ruang yang cukup bagi peserta didik untuk mempraktikkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan tersebut, pembelajaran PAI diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang memiliki pengetahuan agama, tetapi juga memiliki kebiasaan baik, akhlak mulia, kemampuan berpikir, dan kepedulian terhadap sesama.

CP PAI dan BP Kelas 1-6: Apa Bedanya dengan CP Sebelumnya?

Perbedaan utama yang perlu dipahami adalah adanya penyempurnaan pada rumusan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti.

Pemerintah menyampaikan bahwa penyempurnaan tersebut dilakukan untuk memperkuat kualitas pembelajaran agama, termasuk keseimbangan antara pengetahuan dan pengamalan ajaran agama.

Dalam implementasinya, guru perlu melihat CP terbaru sebagai dasar dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna. Artinya, keberhasilan pembelajaran PAI tidak hanya diukur dari kemampuan peserta didik menjawab soal, tetapi juga dari kemampuan mereka menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan.

Download Capaian Pembelajaran PAI dan BP Tahun 2026


Bagi guru yang membutuhkan dokumen resmi, disarankan untuk menggunakan sumber resmi pemerintah sebagai rujukan utama.

Dokumen Keputusan Kepala BKPDM Nomor 20 Tahun 2026 merupakan rujukan penting dalam memahami perubahan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti tahun 2026.

Guru PAI SD/MI sebaiknya tidak hanya mengandalkan ringkasan dari blog atau media sosial. Untuk penyusunan perangkat pembelajaran, gunakan dokumen regulasi resmi dan dokumen panduan implementasi yang diterbitkan oleh kementerian terkait.

Informasi resmi pemerintah mengenai perubahan CP Pendidikan Agama dan Budi Pekerti tahun 2026 juga menegaskan bahwa satuan pendidikan perlu mempelajari dokumen CP yang telah diperbarui sebagai acuan dalam merancang pembelajaran tahun ajaran 2026/2027.

Capaian Pembelajaran PAI dan BP Kelas 1-6 Tahun 2026 menjadi acuan penting bagi guru dalam merancang pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di jenjang SD/MI.

CP PAI dan BP kelas 1-6 terbagi ke dalam tiga fase, yaitu Fase A untuk kelas 1-2, Fase B untuk kelas 3-4, dan Fase C untuk kelas 5-6. Bagi yang belum memiliki CP PAI Dan BP silhkan unduh Disini

Setiap fase memiliki karakteristik dan tingkat perkembangan kompetensi yang berbeda. Oleh karena itu, guru perlu menerjemahkan CP menjadi tujuan pembelajaran dan alur pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Melalui penyempurnaan CP tahun 2026, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti diharapkan semakin mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya memahami ajaran Islam, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, implementasi CP PAI dan BP terbaru perlu dilakukan secara cermat, bertahap, dan kontekstual agar pembelajaran agama benar-benar memberikan dampak terhadap pembentukan karakter dan kualitas peserta didik.