Soal Dan Pembahasan Tes PPPK Guru PAI Terbaru

Soal Dan Pembahasan Tes PPPK Guru PAI Terbaru

Soal Dan Pembahasan Tes PPPK Guru PAI Terbaru - Seleksi PPPK Guru Madrasah Tahun 2022 kembali di buka, untuk itu bagi rekan-rekan yang sudah membuat akun SSCASN dan sudah melakukan pendaftaran PPPK, silahkan persiapkan diri anda dengan melatih kemampuannya untuk menjawab soal-soal PPPK Guru PAI yang akan mimin bagikan di postingan ini

Soal Tes PPPK Guru PAI

Namun sebelum itu perlu Anda ketahui mengenai rincian sub tes kompetensi teknis P3K guru PAI agar rekan-rekan dapat mempersiapkannya diantaranya adalah sebagai berikut

Materi Soal P3K PAI 


Berikut adalah materi soal P3K PAI terbaru:
  1. Sejarah dan Keorganisasian Kementrian Agama
  2. Materi bahasa Arab dasar
  3. Pemahaman Al-Quran
  4. Pemahaman hadits
  5. Fiqih Ibadah dan fiqih muamalah
  6. Kemampuan baca dan tulis Al-Quran (BTQ)
  7. Pengetahuan mengenai kitab klasik
  8. Sejarah dan Kebudayaan Islam

Soal dan pembahasan Tes PPPK Guru PAI


Soal Nomor (1)

Pada masa awal kemerdekaan pastinya pengelolaan pendidikan keagamaan belum seperti dewasa ini. Lembaga yang bertugas untuk mengatur secara operasional, serta berwenang menentukan materi pengajaran agama Islam di sekolah umum pada waktu itu adalah ….
A. Departemen Agama
B. Departemen P dan K
C. Majelis Pertimbangan Pengajaran Agama Islam
D. Unit masing-masing lembaga pendidikan
E. Badan Pekerja Komite Nasional Pusat (BPKNP)
Jawaban: C

Pembahasan: Pemerintahan Presiden Soekarno pada waktu itu membentuk Majelis Pertimbangan Pengajaran Agama Islam pada tahun 1947, yang dipimpin oleh Ki Hajar Dewantara dari Departemen P & K dan Prof. Drs. Abdullah Sigit dari Departemen Agama.

Tugasnya ikut mengatur pelaksanaan dan materi pengajaran agama yang diberikan di sekolah umum.

Soal Nomor (2)

Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai libur nasional dan cuti bersama tahun 2021 ditandatangani oleh 3 menteri. Selain ditandatangani oleh menteri agama SKB tersebut ditandatangani oleh ….
A. Menteri Tenaga Kerja dan Menteri PAN-RB
B. Menteri Pendidikan & Kebudayaan dan Menteri PAN-RB
C. Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pendidikan & Kebudayaan
D. Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendidikan & Kebudayaan
E. Menteri Dalam Negeri dan Menteri PAN-RB
Jawaban: A

Pembahasan: SKB tersebut ditandatangani oleh 3 menteri yaitu; Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Menteri PAN-RB. Diantara isi SKB tersebut adalah menghapus cuti bersama hari Isra’ Mikraj tanggal 12 Maret 2021, dan cuti hari raya Idul Fitri tanggal 17, 18 & 19 Mei 2021.

Soal Nomor (3)

Secara konstitusional kehidupan beragama di Indonesia dijamin dan dicantumkan dalam UUD 45 pasal ….

A. Pasal 28
B. Pasal 27 ayat 1
C. Pasal 27 ayat 2
D. Pasal 29
E. Pasal 30
Jawaban: D

Pembahasan: Pasal 29 UUD 1945 yang menyatakan bahwa negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Soal Nomor (4)

Menteri Agama Republik Indonesia yang pertama adalah ….
A. H M Rasjidi
B. KHA. Wachid Hasjim
C. Harun Nasution
D. Saefuddin Zuhri
E. M. Natsir
Jawaban: A

Pembahasan: Awal pendirian Kementrian Agama dipublikasikan melalui RRI. Dalam kesempatan itu Presiden Soekarno mengangkat Haji Mohammad Rasjidi sebagai Menteri Agama RI. Beliau adalah tokoh Muhammadiyah yang berlatar pendidikan modern.

Soal Nomor (5)

Dalam rangka mempercepat pelaksanaan serta monitoring proses reformasi birokrasi,  Kementrian Agama membentuk 8 (delapan) kelompok kerja atau Pokja. Pokja yang bertugas melaksanakan evaluasi pengukuran jenjang organisasi dan kemungkinan duplikasi fungsi adalah ….
A. Pokja Manajemen Perubahan
B. Pokja Penguatan Peraturan Perundang-undangan
C. Pokja Penguatan Kelembagaan
D. Pokja Penguatan Tata Laksana
E. Pokja Penguatan Sistem Pengawasan
Jawaban: C

Pembahasan: Untuk mempercepat proses reformasi birokrasi dibentuk 8 kelompok kerja (Pokja) di lingkungan Kementrian Agama. Pokja yang bertugas mengevaluasi pengukuran jenjang organisasi dan kemungkinan duplikasi fungsi adalah Pokja Penguatan Kelembagaan.

Soal Nomor (6)

Secara etimologis, hukum dikatakan sebagai itsbatu syai’in ‘ala syai’in. Hal tersebut mengandung pengertian ….
A. memutuskan suatu perkara berdasarkan suatu aturan.
B. memutuskan suatu perkara berdasarkan suatu kesepakatan
C. memutuskan suatu perkara berdasarkan suatu kasus
D. memutuskan suatu perkara berdasarkan suatu keinginan
E. memutuskan perkara berdasarkan pendapat dan kesaksian ahli
Jawaban: A

Penjelasan: Cukup jelas, arti dari itsbatu syai’in ‘ala syai’in adalah memutuskan suatu perkara berdasarkan suatu aturan.

Soal Nomor (7)

Salah satu fungsi hadits terhadap Al-Qur’an ialah “bayan taudhih”. Bayan taudhih artinya ….
A. Melengkapi keterangan Al-Qur’an
B. Merinci ayat-ayat Al-Qur’an
C. Menerangkan maksud dan tujuan Al-Qur’an
D. Memperkuat pernyataan Al-Qur’an
E. Menerangkan ayat-ayat yang umum
Jawaban: C

Pembahasan: Cukup jelas. Arti dari bayan taudhih adalah menerangkan maksud dan tujuan Al-Qur’an

Soal Nomor (8)

Salah satu sifat Alloh adalah Al Matin. Artinya adalah ….
A. Pemberi Keamanan
B. Mulia
C. Adil
D. Akhir
E. Kokoh
Jawaban: E

Pembahasan: Cukup jelas, Al Matin berarti kokoh.

Soal Nomor (9)

Allah Maha Mengumpulkan merupakan arti dari ….
A. Al Jami’
B. Al ‘Adl
C. Al Akhir
D. Al ‘Azim
E. Al ‘Aziz
Jawaban: A

Pembahasan: Al Jami’ artinya Allah Maha Mengumpulkan.

Soal Nomor (10)

Al-Qur’an sering disebut berfungsi sebagai hudan. Kata hudan yang dimaksud berarti ….
A. hiasan
B. petunjuk
C. penerang
D. penyempurna
E. ketetapan
Jawaban: B

Pembahasan: Cukup jelas, hudan artinya petunjuk.

Soal Nomor (11)

Metode penafsiran dengan membatasi pemahaman ayat disebut dengan istilah ….
A. Tafsili
B. Tahlili
C. Maudhu’i
D. Takriri
E. Ta’wili
Jawaban: C

Pembahasan: Metode tafsir maudhu’i merupakan metode tafsir yang berusaha mencari jawaban al-Qur’an dengan cara mengumpulkan ayat-ayat al-Qur’an yang mempunyai kesamaan tujuan, bersama-sama membahas topik/judul tertentu dan menertibkannya sesuai dengan masa turunnya, serta selaras dengan sebab-sebab turunnya.

Soal Nomor (12)

Anda akan mengajar materi puasa ramadhan. Maka ayat yang akan Anda bawakan adalah ….
A. Surat Maryam ayat 26
B. Surat Ali Imran ayat 97
C. Surat At-Taubah ayat 60
D. Surat Al-Baqarah ayat 183
E. Surat Al-Baqarah ayat 177
Jawaban: D

Pembahasan: Cukup jelas, QS Al-Baqarah ayat 183;
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, …”

Soal Nomor (13)

Anda akan mengajarkan materi proses penciptaan alam semesta, maka ayat yang akan Anda bawakan adalah ….
A. QS. Al-Mu’minun: 12:16
B. QS. Al-Mu’minin: 2-5
C. QS. Yunus: 24
D. QS. Yunus: 3
E. QS. Al-Nahl: 12
Jawaban: D

Pembahasan: Cukup jelas, QS. Yunus: 3;
“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas “Arsy untuk mengatur segala urusan …” (QS. Yunus: 3)

Soal Nomor (14)

Menurut Anda, makna makkiyyah dalam ulmumul qur’an adalah….
A. Ayat yang turun di Makkah
B. Surat yang turun di Makkah
C. Ayat atau surat yang turun sebelum hijrah Nabi SAW
D. Ayat atau surat yang turun di Makkah selama perjalanan hijrah
E. Ayat atau surat yang turun setelah hijrah ke Madinah
Jawaban: C

Pembahasan: Terdapat tiga perbedaan ulama dalam memaknai pengertian kata makkiyah dan madaniyah, namun yang terkuat adalah pendapat yang memberikan pengertian bahwa Makkiyah adalah ayat yang diturunkan sebelum hijrah meskipun bukan di mekkah.
Sedangkan madaniah adalah yang turun setelah hijrah meskipun bukan di madinah ayat tersebut diturunkan.

Soal Nomor (15)

Istilah untuk ayat-ayat pembuka pada Al-Qur’an disebut…
A. Awwalus-Suwar
B. Fawatihus-Suwar
C. Amamus-Suwar
D. Jami’us-Suwar
E. Kalimatus-Suwar
Jawaban: B 

Pembahasan: Cukup jelas, disebut asraaru fawatih as-suwar atau rahasia ayat pembuka surat.

Soal Nomor (16)

Urutan surat dan ayat Al-qur’an dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW berdasarkan perintah Allah SWT. Hal ini dikenal dengan istilah ….
A. Itsbaty
B. Taugify
C. Asbabun Nuzul
D. Isyraqi
E. Jazy
Jawaban: B

Pembahasan: Ayat yang diterima oleh Rasulullah tidak seperti susunan mushaf yang dijumpai sekarang. Mengenai urutan ayatnya, para ulama bersepakat bahwa urutan tersebut bersifat tauqify.
Bersifat tauqify maksudnya bersumber dari keterangan Rasulullah. Namun berkaitan dengan urutan surah, para ulama tidak satu pendapat.

Soal Nomor (17)

Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dalam beberapa ragam. Beliau menjelaskan bahwasanya wahyu yang sangat berat diterimanya adalah dalam bentuk ….
A. Suara di balik tabir
B. Suara seperti gemerincing lonceng
C. Suara langsung dari Malaikat Jibril
D. Suara dalam mimpi
E. Suara yang menggema
Jawaban: B

Pembahasan: Ada beberapa ragam bentuk saat Nabi Muhammad menerima wahyu. Bentuk yang pertama adalah beliau seperti mendengar suara gemerincing lonceng. Beliau menjelaskan, bahwa cara ini lah yang paling berat beliau rasakan.

Soal Nomor (18)

Hikmah diturunkannya Al-qur’an secara berangsur-angsur adalah sebagai berikut, kecuali ….
A. Di antara ayat-ayat itu ada yang nasikh dan mansukh
B. Untuk memudahkan menghafal ayat-ayat
C. Untuk meringankan beban Nabi Muhammad dalam menghafal ayat
D. Turunnya ayat sesuai dengan peristiwa yang terjadi
E. Agar lebih mudah dimengerti dan dilaksanakan
Jawaban: A

Allah Swt menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad secara bertahap atau berangsur-angsur. Keterangan mengenai ini bisa dibaca pada Surah al-Isra (17): 106 dan Surah al-Furqon (25): 32. Hikmahnya adalah sebagaimana dijelaskan dalam option di atas kecuali A.

Soal Nomor (19)

Sampai saat ini kita masih mengenal istilah “Al-Quran Gundul”, yaitu yang ditulis atau dicetak tanpa menyertakan tanda baca. Orang yang pertama berinisiatif memberi tanda baca dalam Al-Qur’an adalah ….
A. Al-Khalil
B. Muawiyah
C. Abui Aswad Ad-Duali
D. Abu Hasan Al-Asy’ari
E. Abui Mansyur Al-Maturidi
Jawaban: C

Pembahasan: Abu al-Aswad-ad-Duali adalah orang yang pertama kali merumuskan tanda baca pada al-Quran atas perintah Ziyad ibn Abihi (Gubernur Basrah). Hal itu terlaksana di bawah kepemimpinan Muawiyah ibn Abi Sufyan.

Soal Nomor (20)

Al-Qur’an berfungsi sebagai mauizah. Hal ini terdapat dalam surah ….
A. QS. Al Jasiyah: 20
B. QS Yunus: 57
C. QS. Al Jasiyah: 45
D. QS. Ali Imran: 13
E.  QS. Al Baqarah: 2
Jawaban: B

Pembahasan: Dalam QS Yunus: 57 Alloh berfirman; “Wahai manusia! Sungguh telah datang kepada kamu mau‘izhah (pengajaran dan peringatan) dari Tuhan kamu, syifa’ (obat) bagi apa-apa yang ada dalam hati, huda (petunjuk) dan rahmah (kasih sayang) bagi orang-orang yang beriman.”
Maka dari ayat di atas, kita bisa ketahui empat fungsi Alquran, yakni mau‘izhah (nasehat), syifa’ (obat), huda (petunjuk) dan rahmah (kasih sayang).

Soal Nomor (21)

Al-Hadits yang tidak terdapat kecacatan dalam sanad dan matannya disebut dengan hadits ….
A. Marfu’
B. Shahih
C. Mutawatir
D. Ahad
E. Maudlu
Jawaban: B

Pembahasan: Shahih bisa diartikan sehat, atau lawan dari kata as-saqim, artinya orang yang sakit. Jadi yang dimaksud hadits shahih adalah hadits yang sehat dan benar tidak terdapat penyakit dan cacat. Kemudian didefinisikan oleh Imam Al-Suyuti, bahwa yang dimaksud dengan hadits shahih adalah;
“Hadits yang bersambung sanadnya, diriwayatkan oleh perowi yang adil dan dhobit (kuat hafalan), tidak syadz (asing) dan tidak ber’ilat (cacat)”.

Soal Nomor (22)

Cabang ilmu hadits yang mendalami seluk beluk perawi hadits disebut ….
A. Hadits Dirayah
B. Hadits Riwayah
C. Hadits Hammiyah
D. Sunnah Hammiyyah
E. Sunnah Aqliyyah
Jawaban: A

Pembahasan: Ilmu hadis dirayah disebut dengan ilmu Musthalahul Hadits, atau undang-undang (kaidah-kaidah) untuk mengetahui hal ihwal sanad, matan, cara-cara menerima dan menyampaikan al-Hadits, sifat-sifat rawi dan lain sebagainya.

Adapun obyek atau sasaran Ilmu Hadits Dirayah adalah sanad dan matan hadits, sehubungan dengan keshahihan, hasan, dan dha’ifnya.

Berbeda halnya dengan ilmu hadits riwayah yang lebih fokus untuk mengetahui cara-cara penukilan, pemeliharaan dan pembukuan apa-apa yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW, baik berupa perkataan, perbuatan, taqrir maupun lain sebagainya.

Soal Nomor (23)

Hadits yang disepakati kebenarannya oleh Imam Bukhari dan Muslim disebut dengan ….
A. Shahih
B. Mutafaq alaih
C. Mutawatir
D. Bukhari Muslim
E. Hadits Marfu
Jawaban: B

Pembahasan: Muttafaq  alaih artinya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari shahabat yang sama.

Soal Nomor (24)

Rangkaian hubungan orang-orang yang meriwayatkan atau menjadi sandaran suatu hadits atau sunah disebut dengan istilah ….
A. Rawi
B. Sanad
C. Matan
D. Rijalul Hadits wa Sunnah
E. Wurudul Hadits wa Sunnah
Jawaban: A

Pembahasan: Rawi berarti orang yang meriwayatkan hadis. Ada pula yang mengartikan bahwa rawi adalah orang yang memindahkan hadis dari seorang guru kepada orang lain, atau membukukannya ke dalam suatu kitab hadis.

Soal Nomor (25)

Di dalam Al-Qur’an terdapat ayat hukum. Kemudian ayat tersebut diperkuat kembali oleh Al-Hadits. Kedudukan Al-Hadits sebagai ….
A. Bayan Tafsir
B. Bayan Mujmal
C. Bayan Taqrir
D. Bayan Tafsir
E. Bayan Taudlih
Jawaban: C

Pembahasan: Bayan al-taqrir disebut juga bayan al-ta’qid atau bayan al-isbat. Al-hadits berperan sebagai bayan taqrir adalah apabila sunnah/hadis sesuaisesuai dengan dan atau menetapkan, serta memperkuat apa yang telah diterangkan dalam Al-Qur’an.

Soal Nomor (26)

Salah satu rukun Islam adalah berzakat. Kewajiban menunaikan zakat terdapat dalam Al-Qur’an surat ….
A. Al-Maidah: 183
B. Al-Baqarah: 193
C. Ali Imran: 73
D. At-Taubah: 103
E. An-Nisa:15
Jawaban: D

Pembahasan: Cukup jelas. At-Taubah: 103;
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka …”

Soal Nomor (27)

Ada beberapa hukum mengenai barang temuan. Hukum mengambil barang temuan menjadi sunnah apabila ….
A. Diperkirakan akan mubadzir jika dibiarkan
B. Diperkirakan akan baik jika dimanfaatkan
C. Khawatir akan diambil dan dimiliki orang lain
D. Bermaksud menyelamatkan karena berada di tempat yang berbahaya
E. Ragu akan kemampuan untuk bisa merawatnya
Jawaban: D

Pembahasan: Hukum terhadap barang temuan:
(1) Wajib diambil jika dibiarkan akan sia-sia
(2) Sunnah apabila Sang Penemu sanggup merawat dan sanggup mengumumkan kepada masyarakat selama satu tahun.
(3) Makruh jika Sang Penemu tidak yakin dapat merawatnya dan tidak yakin dapat mengumumkannya.
Jawaban yang paling sesuai adalah D.

Soal Nomor (28)

Dunia revolusi industri 4.0 telah membawa kita pada digitalisasi kehidupan. Salah satu dampak positifnya adalah meningkatkan jual-beli secara online. Jika seseorang membeli barang secara online dengan jalan melakukan pembayaran terlebih dahulu, dan barang dikirim kemudian menggunakan jasa ekspedisi, maka transaksi tersebut menggunakan akad ….
A. Salam
B. Murabahah
C. Ju’alah
D. Muzara’ah
E. Mukhabarah
Jawaban: A

Pembahasan: Jual beli dengan cara pemesanan, di mana pembeli memberikan uang terlebih dahulu terhadap barang yang telah disebutkan spesifikasinya, dan barang dikirim kemudian dikenal dengan istilah salam. Salam umumnya dipergunakan untuk produk-produk pertanian jangka pendek. Namun saat ini telah berkembang mengikuti perkembangan revolusi digital.

Soal Nomor (29)

Ada beberapa keringanan atau rukshah dalam kehidupan sehari-hari kaum muslimin. Berikut merupakan contoh dari rukhsah khilaf al-aulā yang tepat adalah ….
A. boleh melakukan qoshor shalat
B. boleh melakukan jama’ shalat
C. boleh bertayamum apabila tidak ada air
D. membatalkan puasa bagi musafir
E. memberi nafkah sesuai dengan kemampuan
Jawaban: D

Pembahasan: Rukhsah khilaf al-aulā adalah rukhsah yang lebih utama ditinggalkan. Salah satu contohnya adalah kebolehan membatalkan puasa bagi musafir, meskipun dirinya merasa mampu untuk berpuasa (tidak berbahaya bagi dirinya).

Soal Nomor (30)

Dalam pelaksanaan ibadah haji, yang dimaksud dengan miqot zamani adalah ….
A. Batas tempat
B. Batas ruang
C. Batas waktu
D. Batas suci kota Mekah
E. Batas suci kota Madinah
Jawaban: C

Pembahasan: Miqat zamani adalah batas yang ditentukan berdasarkan waktu. Bagi yang berhaji miqat bermula pada bulan Syawal sampai terbit fajar tanggal 10 Zulhijah yaitu ketika ibadah haji dilaksanakan

Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Sorong Tahun 2022

Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Sorong Tahun 2022

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Sorong Tahun 2022 tersebut tertuang dalam Keputusan MenPANRB Nomor 647 Tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong Tahun 2022.

PPPK Kabupaten Sorong

Penambahan Pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong yang terdiri dari PPPK bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional

Penambahan Pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong yang terdiri dari PPPK bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional.

Rincian kebutuhan formasi yang memuat Jenis Formasi, Nama Jabatan, Kualifikasi Pendidikan, Alokasi Formasi, dan Unit Kerja Penempatan terlampir.

Keputusan MenPANRB Nomor 647 Tahun 2022 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sorong Tahun Anggaran 2022 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini.

Formasi PPPK Kbupaten Sumedang Tahun 2022

Formasi PPPK Kbupaten Sumedang Tahun 2022

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) telah menerbitkan keputusan tentang Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Sumedang Tahun 2022

Formasi PPPK Kbupaten Sumedang

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Sumedang Tahun 2022 tersebut tertuang dalam Keputusan MenPANRB Nomor 453 Tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Penambahan Pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang terdiri dari PPPK bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional.

Penambahan Pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten umedang yang terdiri dari PPPK bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional.

Rincian kebutuhan formasi yang memuat Jenis Formasi, Nama Jabatan, Kualifikasi Pendidikan, Alokasi Formasi, dan Unit Kerja Penempatan terlampir.

Keputusan MenPANRB Nomor 453 Tahun 2022 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten umedang Tahun Anggaran 2022 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini.

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Gunung Mas Tahun 2022

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Gunung Mas Tahun 2022

Formasi Kebutuhan PPPK Kabupaten Gunung Mas - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) telah menerbitkan keputusan tentang Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Gunung Mas Tahun 2022

ASN PPPK Kabupaten Gunung Mas

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Gunung Mas Tahun 2022 tersebut tertuang dalam Keputusan MenPANRB Nomor 616 Tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas.

Penambahan Pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang terdiri dari PPPK bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional.

Penambahan Pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang terdiri dari PPPK bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional.

Rincian kebutuhan formasi yang memuat Jenis Formasi, Nama Jabatan, Kualifikasi Pendidikan, Alokasi Formasi, dan Unit Kerja Penempatan terlampir.

Keputusan MenPANRB Nomor 616 Tahun 2022 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas Tahun Anggaran 2022 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini.


Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Garut Tahun 2022

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Garut Tahun 2022

Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Garut Tahun 2022 - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) telah menerbitkan keputusan tentang Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Garut Tahun 2022

PPPK Kabupaten Garut

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Garut Tahun 2022 tersebut tertuang dalam Keputusan MenPANRB Nomor 552 Tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut Tahun 2022.

Penambahan Pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang terdiri dari PPPK bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional.

Rincian kebutuhan formasi yang memuat Jenis Formasi, Nama Jabatan, Kualifikasi Pendidikan, Alokasi Formasi, dan Unit Kerja Penempatan terlampir.

Keputusan MenPANRB Nomor 552 Tahun 2022 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2022 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini.


Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kota Magelang Tahun 2022

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kota Magelang Tahun 2022

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kota Magelang Tahun 2022 - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) telah menerbitkan keputusan tentang Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kota Ternate Tahun 2022.

Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kota Magelang

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kota Magelang Tahun 2022 tersebut tertuang dalam Keputusan MenPANRB Nomor 879 Tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Magelang Tahun 2022.

Penambahan Pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kota Magelang yang terdiri dari PPPK bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional.

Rincian kebutuhan formasi yang memuat Jenis Formasi, Nama Jabatan, Kualifikasi Pendidikan, Alokasi Formasi, dan Unit Kerja Penempatan terlampir.

Keputusan MenPANRB Nomor 879 Tahun 2022 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Magelang Tahun Anggaran 2022 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini.

Rincian Formasi PPPK Kabupaten Pacitan Tahun 2022

Rincian Formasi PPPK Kabupaten Pacitan Tahun 2022

Formasi PPPK Kabupaten Pacitan Tahun 2022 - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) telah menerbitkan keputusan tentang Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Pacitan Tahun Anggaran 2022

Formasi PPPK Kabupaten Pacitan

Rincian Formasi Kebutuhan ASN PPPK Kabupaten Pacitan Tahun Anggaran 2022 tersebut tertuang dalam Keputusan MenPANRB Nomor 522 Tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan Tahun 2022.

Penambahan Pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan yang terdiri dari PPPK bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempercepat pencapaian tujuan strategis nasional

Rincian kebutuhan formasi yang memuat Jenis Formasi, Nama Jabatan, Kualifikasi Pendidikan, Alokasi Formasi, dan Unit Kerja Penempatan terlampir.

Keputusan MenPANRB Nomor 522 Tahun 2022 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan Tahun Anggaran 2022 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini.